DUA TOKOH Oleh Trias Kuncahyono, Wartawan Senior, Penulis Buku

photo author
Redaksi TITIKTEMU, TitikTemu.co
- Kamis, 16 Desember 2021 | 06:45 WIB
Buya Syafii Maarif (Istimewa)
Buya Syafii Maarif (Istimewa)

DUA TOKOH

Oleh Trias Kuncahyono, Wartawan Senior, Penulis Buku

I

Beruntung, saya mengenal dua tokoh sangat terpuji  ini. Dengan penuh kesengajaan dan sesadar-sadarnya, saya menggunakan istilah “tokoh  sangat terpuji.”

Mungkin ada yang tidak sepaham, tidak apa-apa. Berbeda pendapat, soal yang biasa di dalam alam demokrasi, meskipun menurut para cerdik cendikia, demokrasi di negeri ini mulai merosot.

Baca Juga: Laura Anna Cedera Tulang Belakang atau Spinal Cord Injury Akibat Kecelakaan. Efeknya Membuat Miris...

Bukan hanya demokrasi di negeri ini yang mulai merosot, kalau pandapat itu benar. Menurut laporan tahunan tentang demokrasi dari “International Institute for Democracy and Electoral Assistance” (International IDEA) sebuah tanki pemikir  yang bermarkas di Stockholm, Swedia (2021), meskipun merupakan “benteng demokrasi global” kini AS sedang mengalami kemunduran demokrasi, untuk pertama kalinya dalam 20 tahun terakhir

Kata Romo Mangunwijaya (1997), salah satu syarat mutlak demokrasi adalah, bangsa harus cukup rasional dan cukup cerdas.

Bangsa yang emosional melulu dan setiap kali mudah terbakar retorika atau isu, tidak dapat berdemokrasi.

Baca Juga: Liga Premier Inggris : Arsenal Merangsek ke Posisi Empat Besar Setelah Tundukkan West Ham United di Pekan 17

Juga bangsa yang bodoh impulsif bermental instan saja sehingga sulit memperhitungkan akibat dari sebabnya, juga tidak mungkin berdemokrasi.

Bangsa yang mudah mata gelap, mengamuk dan “hantam kromo”, yang berjiwa “pukul dulu urusan belakang”, mustahil berdemokrasi.

Bangsa atau paling sedikit orang yang tidak sportif, tidak fair play, dan marah ngawur jika kalah…juga tidak dapat berdemokrasi.

Baca Juga: Sergio Aguero Putuskan Mengundurkan Diri Dari Sepakbola Karena Sakit Jantung

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Indria Purnama Hadi

Sumber: Trias Kuncahyono

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

DAN ARTIFICIAL INTELLIGENCE PUN DIANGKAT MENJADI MENTERI

Kamis, 18 September 2025 | 07:57 WIB

TERIMA KASIH SRI MULYANI DAN SELAMAT DATANG PURBAYA

Selasa, 9 September 2025 | 05:51 WIB

KETIKA PUISI MENJADI SAKSI ZAMAN Oleh: DENNY JA

Senin, 26 Mei 2025 | 18:04 WIB
X