KETIKA UNIVERSITAS HARVARD MEMILIH UNTUK MELAWAN PRESIDEN DONALD TRUMP

photo author
Redaksi TITIKTEMU, TitikTemu.co
- Minggu, 25 Mei 2025 | 11:16 WIB
Universitas Harvard, Boston, Amerika Serikat (maathiildee.com)
Universitas Harvard, Boston, Amerika Serikat (maathiildee.com)

KETIKA UNIVERSITAS HARVARD MEMILIH UNTUK MELAWAN PRESIDEN DONALD TRUMP

Oleh Denny JA

Boston, pagi yang tenang di 22 Mei 2025.

Di tengah hiruk-pikuk dunia yang kian gaduh, sebuah langkah sunyi namun tegas diambil.

Universitas Harvard—pusat pemikiran bebas tertua di Amerika—mengajukan gugatan terhadap pemerintah federal Amerika Serikat.

Gugatan itu bukan tentang uang. Bukan pula demi reputasi. Tetapi demi sesuatu yang lebih purba dan lebih suci: hak untuk berpikir, hak untuk mengajar, dan hak untuk belajar tanpa intimidasi dari kekuasaan.

Baca Juga: Anak Pedagang Nasi Goreng Asal Pandeglang Diterima di Harvard: Kisah Inspiratif Muhamad Yani

Pemerintahan Donald Trump, melalui Departemen Keamanan Dalam Negeri, baru saja memberlakukan kebijakan baru.

Universitas yang dianggap “tidak kooperatif” terhadap pengawasan mahasiswa asing akan dikenai sanksi berat. Harvard menjadi sasaran pertama.

Kebijakan ini tak hanya membahayakan ribuan mahasiswa dari luar negeri. Ia juga mengguncang fondasi konstitusional pendidikan tinggi: bahwa kampus adalah tanah merdeka, bukan barak militer ideologis.

Baca Juga: Jadwal Tayang Film Marvel Berubah Total: Disney Hapus Tiga Jadwal Rilis Film Marvel, Ini Penjelasannya

Dalam dokumen gugatan setebal 49 halaman, Harvard tidak menulis dengan amarah. Ia menulis dengan prinsip.

Ia menolak tunduk pada kekuasaan yang ingin menundukkan pemikiran dengan dalih keamanan nasional.

“Jika kami diam hari ini,” tulis Harvard, “besok akan lebih banyak suara dibungkam.”

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Redaksi TITIKTEMU

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

DAN ARTIFICIAL INTELLIGENCE PUN DIANGKAT MENJADI MENTERI

Kamis, 18 September 2025 | 07:57 WIB

TERIMA KASIH SRI MULYANI DAN SELAMAT DATANG PURBAYA

Selasa, 9 September 2025 | 05:51 WIB

KETIKA PUISI MENJADI SAKSI ZAMAN Oleh: DENNY JA

Senin, 26 Mei 2025 | 18:04 WIB
X