KELOR, BUNG NASRIN DAN PARAMAKARYA 2021 oleh : Lalu Gita Ariadi

photo author
Redaksi TITIKTEMU, TitikTemu.co
- Jumat, 19 November 2021 | 19:52 WIB
Bang Nasrin, penerima Anugerah Produktivitas Paramakarya 2021, bersama Sekda NTB Lalu Gita Haryadi (Humas Pemprov NTB)
Bang Nasrin, penerima Anugerah Produktivitas Paramakarya 2021, bersama Sekda NTB Lalu Gita Haryadi (Humas Pemprov NTB)

KELOR, BUNG NASRIN DAN PARAMAKARYA 2021

oleh : Lalu Gita Ariadi


Gara-gara ketemu Bung Nasrin - pengusaha teh kelor kidom ( CV. Tri Utami Jaya ), di Grand Sahid Hotel Jakarta kemaren ( 18/11/2021 ), kami ngobrol panjang tentang kelor ( moringa oliefera ).

Bukan sembarang ngobrol. Tapi kisah kelor yang mengantar Bung Nasrin mendapat PARAMAKARYA AWARD 2021 dari Menteri Tenaga Kerja yang diserahkan oleh Wakil Presiden Republik Indonedia - Prof KH. Ma'ruf Amin.

Obrolan menjadi menarik karena nimbrung Ibu dr. Ety Kumolowati, Staff Ahli Gubernur DIY bidang sosial kemasyarakatan. Kami orang jawa tidak makan kelor. Kelor itu digunakan untuk mandikan mayat. Kelor konon untuk lumpuhkan tuah kesaktian, kata dr Ety sembari tersenyum.

Baca Juga: Free Practice 2 WSBK Mandalika 2021, Toprak Razgatlioglu Masih Tunjukkan Dominasinya

Bung Nasrin spontan menimpali. Berarti kami lebih sakti bu. Dari kecil sampai setua ini saya tetap makan kelor. Kesaktian saya tidak luntur-luntur.

Malah dengan makan dan minum teh kelor saya makin sakti. Bisa dapat PARAMAKARYA AWARD 2021. Kata Bung Nasrin sambil tersenyum penuh kesyukuran.

Kebetulan, dari seorang rekan yang bergelar Profesor di Malang sayapun pernah dapat cerita mistis kelor itu. Kelor jadi pembersih bagi mereka yg memiliki black magic.

Baca Juga: Chelsea Wajib Menang di Kandang Leicester Untuk Perkokoh Posisi di Puncak Klasemen Liga Premier Inggris

Saya lahir di Banyuwangi. Kenal dengan santet juga susuk untuk tampil memikat. Kelor biasanya dihindari untuk dimakan. Mungkin takut santet dan susuknya memudar.

Kelor ditanam di muka rumah untuk tolak black magic. Kelor Digunakan memandikan mayat. Bila di badan jenazah ada susuk atau black magic lainnya akan keluar dari tubuh mayat. Karenanya orang jawa tidak makan daun kelor.

Orang jawa masih ada yang percaya. Tapi saya sendiri sekarang sering makan kelor untuk sayur dan biasa disiapkan di keluarga saya. kata mas Profesor itu.

Baca Juga: Cek Rekening! 44 ribu Guru PAI Non PNS Akan Menerima Insentif dari Kemenag

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Indria Purnama Hadi

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

DAN ARTIFICIAL INTELLIGENCE PUN DIANGKAT MENJADI MENTERI

Kamis, 18 September 2025 | 07:57 WIB

TERIMA KASIH SRI MULYANI DAN SELAMAT DATANG PURBAYA

Selasa, 9 September 2025 | 05:51 WIB

KETIKA PUISI MENJADI SAKSI ZAMAN Oleh: DENNY JA

Senin, 26 Mei 2025 | 18:04 WIB
X