ROYALTI LAGU ERA AI: SIAPA PEMILIK JIKA ALGORITMA YANG MENCIPTA? - Keenan Nasution vs Vidi Aldiano, Sengketa Lagu Nuansa Bening (3) Oleh Denny JA

photo author
Redaksi TITIKTEMU, TitikTemu.co
- Minggu, 15 Juni 2025 | 20:36 WIB
Royalti lagu era AI (Denny JA)
Royalti lagu era AI (Denny JA)

"ROYALTI LAGU ERA AI: SIAPA PEMILIK JIKA ALGORITMA YANG MENCIPTA?"

- Keenan Nasution vs Vidi Aldiano, Sengketa Lagu Nuansa Bening (3)

Oleh Denny JA

“Ketika bukan manusia yang menggubah lagu, apakah masih ada jiwa di dalamnya? Dan jika tak ada jiwa, adakah hak yang masih harus dilindungi?”

Ini renungan lanjutan setelah menganalisis perkara sengketa royalti lagu Nuansa Bening, antara Keenan Nasution dan Vidi Aldiano—sebuah gugatan bernilai 24,5 miliar rupiah.

Tapi mari kita pergi lebih jauh. Menuju masa depan.

Baca Juga: Profil Isabel Azhari, Anak Ayu Azhari yang Diterima di 3 Universitas Internasional dan Pilih Kuliah Kedokteran Sesuai Cita-Cita

Bayangkan seseorang bernama A.
Ia duduk di kamar sunyi, membuka laptop, dan mengetik perintah pada mesin AI generatif musik:

“Buatkan lagu bernuansa sedih seperti Coldplay, dengan lirik puitis seperti Leonard Cohen, dan aransemen piano selembut Yiruma.”

Beberapa detik kemudian: jadilah lagu.
Sempurna. Menyayat hati. Viral. Diputar di TikTok, masuk ke Spotify, bahkan jadi soundtrack iklan.

Tapi lalu muncul pertanyaan pelik:
Siapa yang berhak atas royalti lagu itu?

Apakah A sebagai pengguna AI? Atau perusahaan pembuat model AI? Atau justru tak ada satu pun yang berhak?

Inilah dilema hak cipta paling rumit yang pernah dihadapi dunia musik.

Baca Juga: Cara Mengubah Girik Menjadi Sertifikat Hak Milik (SHM): Langkah-Langkah Lengkap yang Perlu Anda Tahu

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Redaksi TITIKTEMU

Sumber: Denny JA

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

DAN ARTIFICIAL INTELLIGENCE PUN DIANGKAT MENJADI MENTERI

Kamis, 18 September 2025 | 07:57 WIB

TERIMA KASIH SRI MULYANI DAN SELAMAT DATANG PURBAYA

Selasa, 9 September 2025 | 05:51 WIB

KETIKA PUISI MENJADI SAKSI ZAMAN Oleh: DENNY JA

Senin, 26 Mei 2025 | 18:04 WIB
X