opini

PD III DAN PERIODE III Oleh Trias Kuncahyono, Wartawan Senior, Penulis Buku

Senin, 7 Maret 2022 | 12:10 WIB
Ukraina Vs Rusia. Ilustrasi (Istimewa)

Baca Juga: Arab Saudi Kembali Cabut Aturan Pembatasan Jarak Sosial dan Wajib Karantina. Berikut Detil Ketentuannya

Putin memrakarsai amandemen konstitusi, yang memungkinkan untuk dipilih lagi—konstitusi Rusia membatasi dua kali masa jabatan berturut-turut. Hal yang hampir mirip dulu dilakukan juga oleh penguasa Venezuela, Hugo Chavez. Mereka orang-orang kuat yang tidak ingin melepaskan kekuasaannya.

Sementara di sini kan jelas, Bung. “Saya sama sekali tidak memiliki niat, juga tidak berminat, untuk menjadi presiden tiga periode. Undang-Undang Dasar 1945 telah mengatur masa jabatan presiden paling lama dua periode. Mari kita patuhi bersama. Karena itu, pemerintahan ini juga berjalan tegak lurus dengan konstitusi,” tulis Jokowi di akun Facebook resminya, Selasa (16/3/2021).

Kata Jokowi, “Ada yang ngomong presiden dipilih tiga periode itu, ada tiga (motif) menurut saya. Satu ingin menampar muka saya, yang kedua ingin cari muka padahal saya sudah punya muka, yang ketiga ingin menjerumuskan. Itu saja.”

Baca Juga: SNMPTN : Jangan Ghosting! Banyak Sanksi Bagi yang Lolos SNMPTN Tapi Tidak Mengambilnya

Jelas kan, Bung. Semoga PD III, tidak terjadi. Periode III juga pasti tidak terjadi. Itu kan gagasan ngayawara, bicara ngawur saja, asal ngomong. Meskipun, asal ngomongnya itu juga dirancang, Bung. Dirancang untuk suatu kepentingan. Begitulah politik.

Padahal, kan semestinya kepentingan masyarakat, kesejahteraan masyarakat, menjadi kepentingan utama seorang pemimpin. Bukan kepentingan diri. Kalau ia (mereka) memikirkan dirinya sendiri, barangkali inilah yang oleh Gus Dur disebut sebagai “gelandangan politik.” Mereka selalu mengutamakan kepentingan sendiri meski dikatakan sebagai atas nama rakyat. ***

 

Sumber: https://triaskun.id/2022/03/06/pd-iii-dan-periode-iii/

 

Halaman:

Tags

Terkini

DAN ARTIFICIAL INTELLIGENCE PUN DIANGKAT MENJADI MENTERI

Kamis, 18 September 2025 | 07:57 WIB

TERIMA KASIH SRI MULYANI DAN SELAMAT DATANG PURBAYA

Selasa, 9 September 2025 | 05:51 WIB

KETIKA PUISI MENJADI SAKSI ZAMAN Oleh: DENNY JA

Senin, 26 Mei 2025 | 18:04 WIB