Mengenang Prof. Yahya Muhaimin: “SAYA INI ORANG DESA." Oleh: Hamid Basyaib

photo author
Redaksi TITIKTEMU, TitikTemu.co
- Rabu, 9 Februari 2022 | 18:58 WIB
Penghormatan dari alumni Hubungan Internasional yang menjadi anak didik Pak Yahya Muhaimin di Fisipol UGM (Kahigama)
Penghormatan dari alumni Hubungan Internasional yang menjadi anak didik Pak Yahya Muhaimin di Fisipol UGM (Kahigama)

“SAYA INI ORANG DESA,” kata Yahya Muhaimin

Oleh: Hamid Basyaib, Penulis

SEJAK Pak Yahya Muhaimin menjabat Menteri Pendidikan Nasional, saya hanya satu kali berjumpa dengannya.

Waktu itu ia baru beberapa bulan menjabat (era Presiden Gus Dur, 1999-2001); kami bertemu di rumah Nono Makarim, pengacara dan aktifis 66 yang menjadi sahabatnya sejak mereka sama-sama belajar di Amerika (ia belajar ilmu politik di MIT, Nono mengambil studi hukum di Harvard).

Baca Juga: Mantan Mendiknas Prof. Yahya Muhaimin Meninggal Dunia di Purwokerto.

Kami membahas peluang yang mestinya diberikan juga kepada anak-anak Indonesia agar bisa belajar di Jakarta International School; sebelumnya JIS eksklusif untuk warga asing. Direktur JIS juga hadir dalam pertemuan delapan mata itu.

Sepanjang yang saya kenal sejak pertengahan 1980an di Jogja, ia bukanlah orang yang tegar dan tahan terhadap tekanan — termasuk tekanan pekerjaan. Karena itu, mengingat beratnya tugas yang dipikulnya sebagai menteri pendidikan, saya mencoba menghiburnya dengan semacam antisipasi permakluman.

Ada tokoh yang bilang, kata saya, bahwa urusan pendidikan kita begitu ruwetnya sampai-sampai siapapun yang menjadi menteri pendidikan tidak akan berhasil.

Baca Juga: UGM Mau Cari Rektor Baru, Berminat? Simak Tahapan Seleksinya

Implikasinya: jika ia tidak sukses selama lima tahun menjabat, jangan kuatir, publik akan memaklumi.

Mengurus pendidikan SD hingga universitas, dengan 60 jutaan murid/mahasiswa yang tersebar di begitu luas wilayah dengan tingkat kemajuan yang sangat bervariasi, memang adalah kerja raksasa yang butuh waktu lama untuk membuatnya beres. Lima tahun pasti bukan masa yang cukup untuk itu.

Tanggapan Yahya di luar dugaan.

“Sebenarnya masalahnya tidak terlalu rumit,” katanya, dengan suara khasnya yang pelan. “Kalau kita telusuri masalahnya satu per satu, akan terlihat gambarannya dengan jelas.”

Baca Juga: Piala AFF U23 Akan Berlangsung Mulai Pekan Depan. Timnas Indonesia Satu Grup dengan Malaysia

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Indria Purnama Hadi

Sumber: whatsapp

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

DAN ARTIFICIAL INTELLIGENCE PUN DIANGKAT MENJADI MENTERI

Kamis, 18 September 2025 | 07:57 WIB

TERIMA KASIH SRI MULYANI DAN SELAMAT DATANG PURBAYA

Selasa, 9 September 2025 | 05:51 WIB

KETIKA PUISI MENJADI SAKSI ZAMAN Oleh: DENNY JA

Senin, 26 Mei 2025 | 18:04 WIB
X