Kisah 43 tahun pertemanan Sri Mulyani-Retno Marsudi, duo srikandi teman sekolah andalan Indonesia di KTT G20

photo author
Agus Hermanto, TitikTemu.co
- Minggu, 20 November 2022 | 14:18 WIB
Menlu Retno Marsudi dan Menkeu Sri Mulyani saat mendampingi Presiden Jokowi memberikan pernyataan persdi Media Center KTT G20 Indonesia, di BICC, Bali.  (pic. Humas Setkab/Rahmat)
Menlu Retno Marsudi dan Menkeu Sri Mulyani saat mendampingi Presiden Jokowi memberikan pernyataan persdi Media Center KTT G20 Indonesia, di BICC, Bali. (pic. Humas Setkab/Rahmat)

TITIKTEMU.CO BALI – Ada momentum Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati dan Menteri Luar Negeri (Menlu) Retno Marsudi terlihat berpelukan.

Hal itu berlangsung usai Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) secara resmi menyerahkan tongkat estafet presidensi G20 ke India sekaligus menandakan selesainya presidensi G20 Indonesia.

Baca Juga: Presiden Jokowi dan Mohammed Bin Zayed resmikan Masjid Raya Sheikh Zayed Solo

Baca Juga: Ganjar Pranowo Dampingi Presiden Jokowi dan Presiden Persatuan Emirat Arab Resmikan Masjid Raya Sheikh Zayed

Bersama pemangku kepentingan lainnya, dua srikandi Kabinet Indonesia Maju ini telah bekerja ekstra keras selama kurang lebih satu tahun untuk menyukseskan gelaran G20 di tengah meningkatnya tensi geopolitik dunia.

Alhamdulilah, kita baru saja menyelesaikan KTT G20, dua hari berturut-turut, dan tadi telah ditutup oleh Bapak Presiden dengan menghasilkan deklarasi dari para pimpinan G20. Ini pencapaian yang luar biasa karena deklarasi itu artinya ada kesepakatan dari seluruh pimpinan G20,” ujar Sri Mulyani dalam unggahan di akun Instagram pribadinya @smindrawati.

Baca Juga: Profil Skuad Belanda di Piala Dunia 2022, Upaya Terakhir Louis van Gaal Meraih Gelar Juara Dunia

Senada, rasa syukur juga diungkapkan oleh Menlu atas terselenggaranya rangkaian pertemuan G20 di bawah presidensi Indonesia.

Alhamdulillah, di tengah segala tantangan, segala perbedaan yang sangat-sangat tajam, paling tidak dari kegiatannya itu sendiri, tidak ada satu pun kegiatan G20 yang harus dibatalkan pada tahun ini,” ujar Retno, saat berbincang di Podkabs (Podkabs Kabinet dan Sekretariat Kabinet) yang tayang di kanal YouTube Sekretariat Kabinet.

Di Presidensi G20 Indonesia, sebagai Menkeu, Sri Mulyani berperan besar di financial track sementara sebagai Menlu, Retno Marsudi mengampu sherpa track.

Baca Juga: INDOSIAR akan menayangkan tayangan ulang Best Match FIFA World Cup Qatar 2022

“G20 itu kan ada finance track, jadi trek keuangan, ada trek sherpa yang lebih banyak kepada ekonomi secara keseluruhan dan pembangunan, dan kita itu menjadi pengampu dari masing-masing trek itu. Ibu Menkeu tentunya di trek keuangan, sementara saya di trek sherpa,” tutur Retno.

Retno mengisahkan, sebagai rekan kerja sekaligus sahabat, dirinya dan Sri Mulyani kerap berdiskusi mengenai persiapan dan progres dari Presidensi G20 Indonesia.

“[Berdiskusi] sampai di mana [progresnya], apa yang mesti diperkuat, apa dan ini, dan sebagainya. Tapi, karena kita berteman lama, jadi komunikasinya lebih lebih enak,” ujar Menlu.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Agus Hermanto

Sumber: Setkab

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X