Blood Moon Muncul Pekan Ini, Tapi Indonesia Cuma Bisa Jadi Penonton

photo author
Leihana, TitikTemu.co
- Kamis, 27 Agustus 2026 | 19:11 WIB
 (Instagram @brin_indonesia)
(Instagram @brin_indonesia)

TITIKTEMU.CO-Bayangkan bulan berubah kemerahan di tengah malam, sementara di Indonesia orang-orang justru sedang sibuk menjalani aktivitas siang. Itulah nasib pengamat langit di Tanah Air saat fenomena blood moon yang berlangsung pekan ini.

Fenomena tersebut menjadi bagian dari rangkaian gerhana bulan yang terjadi pada akhir Agustus 2026. Namun, waktu terjadinya gerhana membuat masyarakat Indonesia tidak mendapatkan kesempatan untuk melihat langsung perubahan warna bulan dari langit.

Mengutip Time and Date, rangkaian gerhana dimulai ketika Bulan memasuki wilayah penumbra Bumi pada Kamis, 27 Agustus sekitar pukul 08.23 WIB. Penumbra merupakan bagian terluar dari bayangan Bumi yang lebih samar dibandingkan bagian bayangan lainnya.

Baca Juga: Download EA SPORTS FC 26 PPSSPP: Game Sepak Bola Terbaru dengan Fitur PS5 dan Grafis HD

Gerhana Mulai Memasuki Bayangan Gelap Bumi

Sekitar beberapa jam setelah memasuki penumbra, Bulan bergerak menuju umbra. Ini adalah bagian bayangan Bumi yang jauh lebih gelap dan menjadi wilayah penting dalam proses terjadinya gerhana bulan total.

Fase yang lebih jelas tersebut berlangsung sekitar pukul 11.00 WIB.

Masalahnya, waktu tersebut masih berada di tengah hari bagi wilayah Indonesia.

Matahari masih berada di langit sehingga Bulan yang sedang mengalami gerhana tidak dapat diamati dari Indonesia.

Jadi, meskipun nama fenomenanya terdengar dramatis, warga Indonesia tidak perlu repot menyiapkan teleskop atau mencari lokasi terbaik untuk melihatnya.

Baca Juga: CEK FAKTA Xtra Pinjaman Uang Now: Legalitas OJK, Link Download Apk, dan Pengalaman Pengguna

Langit kita memang bukan berada di posisi yang tepat untuk menyaksikan pertunjukan tersebut.

Amerika hingga Eropa Punya Kesempatan Berbeda

Cerita berbeda terjadi di sejumlah wilayah lain. Di pantai barat Amerika Serikat dan Kanada, rangkaian gerhana dapat diamati mulai malam 27 Agustus waktu setempat.

Sementara itu, kawasan pantai timur Amerika Serikat akan mulai memasuki fase gerhana pada malam hari. Kondisi ini membuat pengamat di Amerika Utara memiliki peluang lebih baik untuk mengikuti perubahan Bulan secara langsung.

Baca Juga: Meta Baru Overload di eFootball 2027 Bersama Frank Lampard

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Leihana

Sumber: Berbagai Sumber

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X