Sri Mulyani Lakukan Pertemuan Bilateral dengan Menkeu AS Treasury Secretary Janet Yellen

photo author
Agus Hermanto, TitikTemu.co
- Kamis, 14 Oktober 2021 | 07:54 WIB
Menkeu Sri Mulyani Indrawati lakukan pertemuan bilateral dengan Menkeu AS Yellen di Washington DC. (pic. facebook sri mulyani indrawati)
Menkeu Sri Mulyani Indrawati lakukan pertemuan bilateral dengan Menkeu AS Yellen di Washington DC. (pic. facebook sri mulyani indrawati)

TITIKTEMU.CO - WASHINGTON DC - Di sela pertemuan G20 Menteri Keuangan dan Bank Sentral di Washington DC, Menkeu Sri Mulyani Indrawati melakukan pertemun bilateral dengan Menkeu Amerika Serikat Treasury Secretary Janet Yellen di kantornya.

“Sec Yellen adalah Menkeu perempuan pertama kali dalam sejarah 245 tahun Amerika Serikat. Kami membahas topik-topik penting G20 dimana Indonesia akan memimpin G20 tahun 2022,” tulis Sri Mulyani dalam laman facebook pribadinya, Kamis (14/10).

Sejumlah hal dibahas dalam pertemuan itu.

Baca Juga: Di New York, Menkeu Sri Mulyani Indrawati Temui Michael Bloomberg. Apa yang Mereka Bahas?

Baca Juga: Tingkatkan Ekspor UMKM Indonesia, Tim Ekodag KJRI Jeddah Dukung Platform E-Commerce Indonesia

“Pertama aspek dukungan pendanaan kesehatan untuk mencegah bencana pandemi kedepan, menyangkut kemampuan deteksi dini dan riset kesehatan secara global, kapasitas sistem kesehatan di setiap negara, tata kelola serta protokol dan pengaturan kelembagaan termasuk perkuatan peran WHO, lembaga multilateral dan G20,” papar Menkeu Sri Mulyani.

Dibahas juga kesepakatan historis global mengenai perpajakan termasuk penerapan minimum taxation serta upaya mencegah erosi basis pajak, penghindaran pajak dan kompetisi tarif pajak “race to the bottom”.

Baca Juga: Pelatihan Terpadu UKM Pangan Olahan Go Export, Kerja Bareng Badan POM dan Sekolah Ekspor

“Kami juga membahas kerangka sustainable finance dan pendanaan agenda climate change, terutama pelaksanaan komitmen negara maju pada Paris Agreement dalam penyediaan pendanaan bagi negara-negara berkembang untuk menjalankan agenda climate change,” ujaranya.

Hubungan bilateral Indonesia-Amerika Serikat, tambahnya,  penting baik dari segi kerjasama perdagangan, Investasi, teknologi maupun aspek strategis lainnya.

Pemulihan ekonomi Amerika Serikat dan kebijakan moneter dan fiskal yang dilakukan Amerika Serikat memberikan dampak ke seluruh dunia, termasuk Indonesia, baik dari segi ekspor dan aliran modal dan teknologi.

Baca Juga: Facebook, Instagram, WhatsApp Down,  Mark Zuckerberg Minta Maaf

“Indonesia harus terus memperkuat fondasi ekonomi dan terus menjaga kepentingan nasional dalam menghadapi kondisi global yang semakin dinamis, kompetitif dan kompleks.” ***

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Agus Hermanto

Sumber: Facebook Sri Mulyani Indrawati

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X