Kabut Asap Karhutla Selimuti Biak Numfor Papua, Warga Soroti Dugaan Pembakaran hingga Sekolah Diliburkan

photo author
Achmad Zainur Roziqin, TitikTemu.co
- Kamis, 27 Agustus 2026 | 19:44 WIB
Warga keluhkan kebakaran hutan dan lahan di Kabupaten Biak Numfor, Papua. (TikTok/sickmundfreud)
Warga keluhkan kebakaran hutan dan lahan di Kabupaten Biak Numfor, Papua. (TikTok/sickmundfreud)

TITIKTEMU.CO - Kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) mulai dirasakan masyarakat di Kabupaten Biak Numfor, Papua. Asap tebal dilaporkan menyelimuti sejumlah wilayah setelah kebakaran terjadi di beberapa titik.

Kondisi tersebut turut menjadi perhatian di media sosial. Salah satunya melalui unggahan akun TikTok @sickmundfreud yang memperlihatkan kondisi Biak Numfor ketika kabut asap menyelimuti kawasan tersebut.

Dalam salah satu unggahannya, pemilik akun memperlihatkan perbandingan kondisi wilayah Biak Numfor pada Juni 2026 dengan situasi pada Agustus 2026. Perbedaan kondisi lingkungan terlihat cukup mencolok setelah kebakaran hutan terjadi.

“Pagi ini gue bangun dan langsung dapat banyak update teman-teman di Biak-Papua dan di beberapa titik, asap masih tebal dengan visibility masih sangat rendah,” tulisnya dalam keterangan video yang diunggah pada Senin, 24 Agustus 2026.

Baca Juga: Demo 27 Agustus di Depan DPR, Polisi Amankan Sejumlah Orang yang Diduga Hendak Bikin Rusuh

Hutan yang Sebelumnya Hijau Kini Terbakar

Video tersebut menunjukkan kondisi kawasan yang sebelumnya masih terlihat hijau pada Juni 2026.

Pepohonan dan vegetasi di sisi kanan-kiri jalan masih tampak lebat dengan kondisi langit yang cerah. Namun, pemandangan berbeda terlihat dalam rekaman yang diambil pada Agustus 2026.

Kabut asap tampak memenuhi kawasan tersebut. Di sejumlah lokasi bahkan masih terlihat titik api yang membakar vegetasi di sekitar jalan.

Perubahan kondisi tersebut memperlihatkan dampak kebakaran terhadap kawasan hutan dalam kurun waktu sekitar dua bulan.

Muncul Dugaan Hutan Sengaja Dibakar

Selain membagikan kondisi kabut asap, pemilik akun juga mengunggah cerita mengenai dugaan adanya pembakaran hutan yang dilakukan secara sengaja.

Dalam unggahan tersebut, ia mengaku mendapatkan cerita dari seorang warga yang disebut sempat berbincang dengannya.

Baca Juga: Viral Yel-yel “Ayo Maju, Jangan Ragu” Siswa SD di NTT, Rela Seberangi Sungai Deras demi Sekolah

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Achmad Zainur Roziqin

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X