Pemerintah Segera Revisi Aturan Jaminan Hari Tua (JHT)

photo author
Agus Hermanto, TitikTemu.co
- Rabu, 23 Februari 2022 | 12:37 WIB
Menaker Ida Fauziyah menyatakan pemerintah akan merevisi aturan JHT. (pic. kemnaker)
Menaker Ida Fauziyah menyatakan pemerintah akan merevisi aturan JHT. (pic. kemnaker)

TITIKTEMU.CO JAKARTA – Setelah menuai penolakan dari berbagai pihak, aturan pelaksana program Jaminan Hari Tua (JHT) akgirnya bakal direvisi pemerintah.

Hal itu ditegaskan oleh Menteri Ketenagakerjaan, Ida Fauziyah. Dia menyatakan bahwa pihaknya akan melakukan revisi Peraturan Menteri Ketenagakerjaan RI (Permenaker) Nomor 2 Tahun 2022 tentang Tata Cara dan Persyaratan Pembayaran Manfaat Jaminan Hari Tua. 

Baca Juga: Biaya Haji 2022, Diusulkan Rp 45 Juta Lebih, Jemaah Kloter Pertama Berangkat Pertengahan Tahun ini

Baca Juga: Vaksinasi Lengkap Mampu Mengurangi Resiko Kematian Akibat Covid-19. Ini Faktanya

“Saya bersama Pak Menko Perekonomian sudah menghadap Bapak Presiden. Menanggapi laporan kami,  Bapak Presiden memberikan arahan agar regulasi terkait JHT ini lebih disederhanakan," kata Menaker Ida Fauziyah seperti dikutip TITIKTEMU.CO dari laman Kemenaker RI.

Ida menjelaskan bahwa setelah Permenaker No. 2 tahun 2022 disosialisasikan, pemerintah memahami keberatan yang muncul dari para pekerja/buruh. 

Baca Juga: FIA Mencopot Michael Masi Sebagai Direktur Balapan F1. Akibat Kisruh Lewis Hamilton- Verstappen di Abu Dhabi?

Oleh karenanya, tambahnya, Presiden memberikan arahan dan petunjuk untuk menyederhanakan aturan tentang JHT, sehingga keberadaan JHT bisa bermanfaat untuk  membantu pekerja/buruh yang terdampak, khususnya mereka yang ter-PHK di masa pandemi ini. 

"Bapak Presiden sangat memperhatikan nasib para pekerja/buruh, dan meminta kita semua untuk memitigasi serta membantu teman-teman pekerja/buruh yang terdampak pandemi ini," ujar politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itu.  

Menaker menambahkan, dalam arahannya, Presiden Jokowi juga berharap dengan adanya tata cara klaim JHT yang lebih sederhana, maka dapat mendukung terciptanya iklim ketenagakerjaan yang kondusif.

Baca Juga: Liga Inggris: Jurgen Klopp Ingatkan Liverpool Waspada Saat Hadapi Leeds United

"Bapak Presiden juga meminta kita semua, baik pemerintah, pengusaha, maupun teman-teman pekerja/buruh untuk bersama-sama mewujudkan iklim ketenagakerjaan yang kondusif, sehingga dapat mendorong daya saing nasional," ujarnya. ***

 

Ikuti beragam berita terbaru, olahraga, lowongan pekerjaan dan informasi bermanfaat lainnya di TitikTemu.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Agus Hermanto

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X