Akun WhatsApp milik Koordinator Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB), Supriyono alias Mas Botok, mendadak tidak bisa digunakan.
Di tengah isu pemblokiran rekening dan gangguan akun digital yang dialaminya, WhatsApp akhirnya angkat bicara mengenai apa yang sebenarnya terjadi.
Kepala Kebijakan WhatsApp untuk Asia Pasifik, Esther Samboh, menjelaskan bahwa kejadian tersebut bukan tindakan yang secara khusus diarahkan kepada pengguna di Indonesia. Menurutnya, pemblokiran terjadi sebagai bagian dari kesalahan sistem yang berlangsung secara global.
Baca Juga: Rekening Donasi Aksi 27 Agustus Ditunda, Warga Pati Tetap Bergerak: Ada Apa di Balik Rp80 Juta?
WhatsApp Sebut Ada Kesalahan Sistem
Esther mengatakan, sistem WhatsApp memang dirancang untuk mendeteksi berbagai aktivitas yang dinilai melanggar ketentuan layanan. Karena aplikasi menggunakan enkripsi end-to-end, pendeteksian tidak dilakukan dengan membaca isi percakapan pengguna.
Sebagai gantinya, WhatsApp mengandalkan sejumlah sinyal untuk mengenali akun yang diduga melakukan aktivitas tidak semestinya. Masalah muncul ketika sistem tersebut justru keliru mengidentifikasi sebagian akun.
Dalam kasus ini, akun yang seharusnya tidak terkena pemblokiran ikut terdampak. Esther menyebut kondisi tersebut terjadi secara global sehingga bukan merupakan operasi terkoordinasi yang hanya menyasar Indonesia.
Baca Juga: Pengusaha Akui Diminta Rp250 Juta Tiap Bulan Usai Bertemu Dirjen Bea Cukai
Akun yang Salah Blokir Mulai Dipulihkan
WhatsApp mengaku segera melakukan mitigasi setelah mengetahui adanya kesalahan. Sistem diperbaiki untuk mengembalikan akun-akun yang terkena dampak pemblokiran secara keliru.
Bagi pengguna yang akunnya masih belum pulih, WhatsApp meminta mereka mengajukan banding langsung melalui aplikasi. Proses peninjauan disebut akan dilakukan dalam waktu kurang dari 24 jam.
Dengan mekanisme tersebut, pengguna yang merasa akunnya terkena blokir secara tidak tepat memiliki jalur untuk meminta pemeriksaan ulang. WhatsApp berharap proses pemulihan dapat berjalan lebih lancar setelah pembaruan sistem dilakukan.
Baca Juga: Biaya Kargo Udara Jadi Sorotan, Pemerintah Bongkar Masalah yang Bikin Ongkos Logistik Mahal
Sebelumnya, Akun Botok Sudah Mengalami Gangguan
Kasus WhatsApp Botok Pati ini muncul setelah sebelumnya sejumlah fasilitas digital milik Supriyono dilaporkan bermasalah. Menjelang aksi unjuk rasa di depan Gedung DPR/MPR RI pada 27 Agustus 2026, Botok mengaku mengalami gangguan setelah tiba di Jakarta.
Akun TikTok miliknya disebut lebih dulu diblokir pada malam hari. Tidak lama berselang, rekening pribadi yang juga digunakan untuk menampung donasi dari warga turut mengalami pemblokiran.
Artikel Terkait
Rekening Donasi Aksi 27 Agustus Ditunda, Warga Pati Tetap Bergerak: Ada Apa di Balik Rp80 Juta?
Cancel Culture Itu Bukan Keadilan: Kenapa Menghukum di Media Sosial Tak Sesederhana yang Terlihat?
17 Tahun Konsisten, BRI Beri Dana Pendidikan untuk 76 Paskibraka Tingkat Pusat
Jangan Tertipu Musim Kemarau! BMKG Ungkap Wilayah yang Masih Bisa Diguyur Hujan hingga Akhir Agustus
Gaji Petugas Haji 2027 Bisa Tembus Rp70 Juta? Ini Hitung-hitungan Selama Bertugas
Biaya Kargo Udara Jadi Sorotan, Pemerintah Bongkar Masalah yang Bikin Ongkos Logistik Mahal
Jersey Persib 2026-2027 Baru Dirilis, Pesanan Bobotoh Tembus 2.000! Ada yang Sudah Sold Out
Pengusaha Akui Diminta Rp250 Juta Tiap Bulan Usai Bertemu Dirjen Bea Cukai