Selain jumlah korban meninggal, Basarnas Surabaya juga melaporkan korban luka berat 26 orang dan luka ringan 82 orang.
Baca Juga: Menko PMK dan Kepala BNPB Jenguk Korban Erupsi Gunung Semeru di RSUD Pasirian
Sementara itu, Pos Pengamatan Gunung Api (PPGA) Semeru di Gunung Sawur, Kabupaten Lumajang, mencatat Gunung Semeru kembali meluncurkan awan panas guguran.
Selasa pukul 00.00-06.00 WIB, gunung tertinggi di Jawa itu mengeluarkan awan panas guguran tiga kali kejadian dengan amplitudo 20-22 mm selama 185-267 detik.
Sedangkan embusan tercatat enam kali kejadian dengan amplitudo 2-6 mm selama 20-55 detik.
“Secara visual Gunung Semeru tampak jelas dan asap kawah tidak teramati. Cuaca cerah dan berawan, dan angin bertiup lemah ke arah utara,” jelas petugas PPGA Liswanto.***
Artikel Terkait
Gunung Semeru Meletus, Diawali Guguran Lahar Hingga Akhirnya Erupsi
Warga Diminta Menjauhi Aliran Sungai yang Berhulu di Gunung Semeru
Aman! Erupsi Gunung Semeru Tak Ganggu Penerbangan
Erupsi Sejak 1818, Ini Sejarah Letusan Gunung Semeru dari Masa ke Masa
Gunung Semeru Level II Waspada, Ini yang Harus Dilakukan Warga
Foto Udara Dampak Letusan Gunung Semeru Diambil dari Helikopter
945 Personel Diterjunkan, Polri Gelar Operasi Kemanusiaan Bantu Korban Erupsi Gunung Semeru