TITIKTEMU.CO, LUMAJANG - BPBD Jawa Timur mengimbau masyarakat menjauhi daerah sekitar sungai yang berhulu di Gunung Semeru menyusul erupsi gunung itu.
Sementara Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (BB TNBTS) meminta masyarakat untuk waspada.
Kepala Sub Bagian Data, Evaluasi, Pelaporan dan Kehumasan Balai Besar TNBTS, Sarif Hidayat, mengatakan awan panas guguran masih meluncur dari Gunung Semeru.
Baca Juga: Gunung Semeru Meletus, Diawali Guguran Lahar Hingga Akhirnya Erupsi
Pihaknya meminta masyarakat di wilayah yang berdekatan dengan aliran sungai, diminta untuk hati-hati dan waspada.
Pasalnya, tidak menutup kemungkinan hujan di puncak Gunung Semeru yang akan mengakibatkan banjit tiba-tiba di daerah hilir.
Diketahui, Gunung Semeru erupsi dan mengeluarkan asap pekat abu-abu.
Pengamatan dari Pos Pengamatan Gunung Api (PPGA) Gunung Semeru di Pos Gunung Sawur, getaran banjir lahar atau guguran awan panas tercatat pukul 14.47 WIB dengan amplitudo maksimal 20 milimeter.
Baca Juga: Gunung Semeru Erupsi, Dua Kecamatan Gelap Gulita Diguyur Hujan Abu
PPGA Pos Gunung Sawur kemudian melaporkan visual abu vulkanik dari guguran awan panas sangat jelas teramati mengarah ke Besuk Kobokan dan beraroma belerang.
Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) mencatat guguran lava pijar teramati dengan jarak luncur 500-800meter, dan pusat guguran 500 meter di bawah kawah.
Sementara itu, erupsi Gunung Merapi ramai di media sosial. Banyak warganet membagikan video dan foto terkait kondisi terkini Gunung Semeru, terutama di Twitter.
Baca Juga: Gunung Merapi Kembali Luncurkan Guguran Lava Pijar Lima Kali Sejauh 1,8 Km
Dalam sebuah video amatir terlihat Gunung Semeru mengeluarkan awan panas dan terlihat sejumlah warga yang berlarian untuk menyelamatkan diri.
Artikel Terkait
Status Siaga! Merapi Hari Ini 19 Kali Keluarkan Guguran Lava Pijar
Lava Pijar Meluncur Lagi, Status Gunung Merapi Kembali Siaga
Gunung Merapi Mengeluarkan Suara Gemuruh yang Terdengar hingga 4 Kali
Gunung Merapi Kembali Luncurkan Guguran Lava Pijar Lima Kali Sejauh 1,8 Km
Gunung Merapi Masih Menunjukkan Aktivitas Kegempaan, BPPTKG Yogyakarta Terapkan Status Siaga