Tukang Becak Ini Mendadak Masuk Desil 9, BPS Akhirnya Buka Suara: Statusnya Kini Berubah

photo author
Leihana, TitikTemu.co
- Jumat, 28 Agustus 2026 | 20:09 WIB

TITIKTEMU.CO-Bagaimana rasanya ketika penghasilan sehari-hari tidak menentu, tetapi data pemerintah justru mencatat Anda sebagai kelompok ekonomi yang relatif tinggi? Itulah yang dialami Timbul, sopir becak motor asal Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).

Pria berusia 49 tahun itu sebelumnya tercatat dalam desil 9 Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN). Status tersebut membuatnya terkejut karena kondisi ekonominya sehari-hari jauh dari gambaran yang mungkin muncul dari angka tersebut.

Kini, Badan Pusat Statistik (BPS) memastikan datanya sudah diperbarui.

Baca Juga: Tukang Becak Masuk Desil 9, Lurah Desil 8: DPR Minta Pemerintah Jangan Cuma Percaya Data

BPS Ubah Status DTSEN dari Desil 9 Menjadi Desil 3

Kepala BPS Amalia Adininggar Widyasanti mengatakan pemutakhiran telah dilakukan setelah kondisi Timbul kembali disesuaikan dengan keadaan sebenarnya di lapangan.

Hasilnya, status yang sebelumnya berada di desil 9 kini berubah menjadi desil 3.

Amalia menjelaskan bahwa data sosial dan ekonomi masyarakat bukan sesuatu yang sifatnya permanen. Kondisi seseorang bisa berubah dari waktu ke waktu sehingga data yang digunakan pemerintah juga perlu diperbarui agar tidak tertinggal dari kenyataan.

Menurutnya, proses pemutakhiran menjadi bagian penting untuk menjaga agar data tetap menggambarkan kondisi masyarakat terkini.

Baca Juga: Cara Cek Desil Online DTSEN 2026 Pakai NIK, Tak Perlu Login! Ini Arti Desil 1–10

Sopir Becak Motor dengan Penghasilan Tak Menentu

Kisah Timbul bermula ketika putranya membutuhkan surat keterangan tidak mampu untuk membantu keperluan biaya kuliah di Fakultas Teknik Universitas Negeri Yogyakarta (UNY).

Saat mengurus dokumen tersebut di balai desa, Timbul justru mengetahui bahwa namanya tercatat sebagai desil 9.

Ia mengaku kaget. Pasalnya, pekerjaan sehari-harinya adalah mengemudikan becak motor di kawasan Malioboro, Yogyakarta, dengan pendapatan yang jauh dari kata stabil.

Baca Juga: Desil DTSEN Berubah? Jangan Panik, BPS DIY Buka Jalan untuk Perbaikan Data

Dalam kondisi ramai penumpang, ia menyebut keuntungan bersih yang dibawa pulang bisa sekitar Rp50 ribu dalam sehari. Namun, tidak setiap hari ada penumpang.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Leihana

Sumber: BPS

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X