Viral Mahasiswi Unesa Nyaris Putus Kuliah Gegara Desil, Sempat Terdata Karyawati Padahal Masih Sekolah

photo author
Achmad Zainur Roziqin, TitikTemu.co
- Jumat, 21 Agustus 2026 | 16:01 WIB
Mahasiswi berprestasi Unesa mengeluhkan perbedaan desil yang sempat jadi kendala mengajukan beasiswa pada Wakil Wali Kota Surabaya Armuji. (Instagram/cakj1)
Mahasiswi berprestasi Unesa mengeluhkan perbedaan desil yang sempat jadi kendala mengajukan beasiswa pada Wakil Wali Kota Surabaya Armuji. (Instagram/cakj1)

TITIKTEMU.CO - Kisah seorang mahasiswi Universitas Negeri Surabaya (Unesa) yang kesulitan mendapatkan beasiswa karena persoalan data desil tengah menjadi perhatian publik.

Mahasiswi semester 3 bernama Diandrea Fristi Esfandiari Zulkarnain tersebut mengaku khawatir tidak dapat melanjutkan kuliah lantaran terkendala biaya pendidikan.

Padahal, secara akademik, Diandrea atau yang akrab disapa Drea mengaku telah memenuhi persyaratan untuk memperoleh beasiswa BeSMART. Namun, persoalan muncul ketika status desil kesejahteraannya di laman pendaftaran BeSMART tercatat berada di kelompok desil 6-10.

Data Desil Berubah dari 2 Menjadi 6-10

Persoalan yang dialami Drea kemudian mendapat perhatian Wakil Wali Kota Surabaya, Armuji.

Saat bertemu Armuji, Drea menceritakan pengalamannya ketika mencoba mendapatkan beasiswa untuk membantu membiayai kuliahnya.

Baca Juga: Viral Remaja 17 Tahun Padamkan Karhutla di Palangka Raya Pakai Kostum Superman, Ini Alasannya

Ia sebelumnya berharap bisa memperoleh beasiswa setelah mendapatkan IPK 4,00 pada semester pertama. Namun, pengajuan tersebut belum berhasil.

Drea kemudian kembali mencoba mendaftar pada semester berikutnya. Saat mengecek data kesejahteraan melalui layanan Cek Bansos, ia menemukan statusnya berada di desil 2, yang sesuai dengan persyaratan beasiswa.

“Terus saya daftar lagi yang di semester 2, tapi IPK saya turun jadi 3,95. Itu kan ada desilnya Pak, saya cek dulu di Cek Bansos, desil saya 2, sesuai syarat,” ujar Drea dalam video yang diunggah Armuji melalui akun Instagram @cakj1, dikutip Kamis, 20 Agustus 2026.

Namun, ketika melakukan pendaftaran melalui laman BeSMART, status desil yang muncul justru berbeda.

“Di web BeSMART-nya ini tiba-tiba desilnya jadi 6-10, terus saya bingung harus gimana,” lanjutnya.

Setelah berkonsultasi dan mengurus persoalan tersebut melalui Dinas Sosial, Drea akhirnya dapat melanjutkan proses pendaftaran meski data desil pada laman BeSMART masih menunjukkan angka 6-10.

Baca Juga: Kabut Asap Karhutla Selimuti Banjarbaru, Jarak Pandang Cuma 5-10 Meter: Warga Khawatir Kecelakaan

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Achmad Zainur Roziqin

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X