Baca Juga: Kisah Pilu Korban Banjir Bandang Pidie Jaya: Bertahan 3 Hari Tanpa Makan dan Minum di Atap Rumah
Apa Manfaatnya bagi Peserta?
Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Mahendra Siregar, menilai PMK 118/2025 sebagai sinyal kuat penguatan tata kelola investasi PT Taspen dan PT Asabri.
Bagi peserta—ASN, TNI, dan Polri—aturan ini memberikan kepastian bahwa dana iuran dikelola secara lebih hati-hati, transparan, dan diarahkan ke instrumen investasi yang relatif aman, seperti Surat Berharga Negara (SBN).
Baca Juga: Anggaran Pendidikan Digugat: Saat Mahasiswa dan Guru Honorer Bersatu Lawan Skema MBG
Wajib Investasi ke SBN, Saham Dibatasi
Dalam kerangka kehati-hatian, pemerintah juga mengatur strategi investasi pengelola dana. Minimal 30 persen dari total portofolio investasi wajib ditempatkan pada SBN.
Sebaliknya, porsi investasi pada instrumen berisiko tinggi seperti saham dan obligasi korporasi dibatasi.
Tujuannya jelas: mengurangi risiko fluktuasi pasar yang bisa berdampak pada dana pensiun jangka panjang.
Meski demikian, pemerintah memberikan masa transisi hingga tiga tahun agar Taspen dan Asabri dapat menyesuaikan portofolio investasi secara bertahap tanpa mengganggu likuiditas.
Perubahan Cara Pencatatan Keuangan
Dari sisi akuntansi, PMK ini juga membawa perubahan penting. Iuran peserta kini secara tegas diakui sebagai pendapatan dalam laporan laba rugi pengelola dana.
Selain itu, kewajiban masa lalu atau past service liability yang telah disetujui Menteri Keuangan dapat dicatat sebagai aset yang diperkenankan. Aset ini bisa digunakan untuk memenuhi kewajiban asuransi di masa mendatang.
Dengan berlakunya PMK Nomor 118 Tahun 2025, PT Taspen dan PT Asabri dituntut segera menyesuaikan sistem pencatatan, metode perhitungan kesehatan keuangan, serta strategi investasi mereka.
Langkah ini diharapkan menjadi fondasi kuat agar dana pensiun dan jaminan sosial aparatur negara tetap aman, berkelanjutan, dan terlindungi dalam jangka panjang.***
Artikel Terkait
Uang Digital yang Selama Ini Lolos, Kini Diburu Purbaya hingga Tembus Rp80 Triliun
Anggaran Pendidikan Digugat: Saat Mahasiswa dan Guru Honorer Bersatu Lawan Skema MBG
Dari Fairway ke Ruang Sidang: Saat Ahok Menyebut Golf Lebih Jujur dari Klub Malam
Purbaya Santai Hadapi Ancaman ‘Di-Noel-kan’: Saya Cuma Taat ke Presiden
Setelah Bea Cukai, Menkeu Purbaya Bakal Rombak Besar-besaran Ditjen Pajak
Tiket Kereta Api Mudik Lebaran 2026 Resmi Dibuka, Ini Tips Aman Beli Tiket dan Jadwal Lengkapnya