TITIKTEMU.CO - Reformasi di tubuh Kementerian Keuangan belum berhenti. Usai restrukturisasi besar-besaran di Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC), Direktorat Jenderal Pajak (DJP) menjadi target berikutnya.
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memastikan pihaknya akan melakukan perombakan pejabat hingga pegawai di jajaran Direktorat Jenderal Pajak Kementerian Keuangan (DJP Kemenkeu) pekan depan.
Purbaya menyebut langkah perombakan struktural hingga level pegawai ini disebut sebagai upaya memperbaiki tata kelola dan meningkatkan kinerja penerimaan negara.
“Kami akan memperbaiki dan melakukan restrukturisasi pegawai pajak dan bea cukai secara besar-besaran. Bea cukai kami mulai besok, pajak minggu depan,” ujar Purbaya, Selasa 27 Januari 2026.
Baca Juga: Uang Digital yang Selama Ini Lolos, Kini Diburu Purbaya hingga Tembus Rp80 Triliun
Restrukturisasi Pegawai Pajak dan Bea Cukai
Menkeu mengungkapkan dalam proses restrukturisasi, tidak semua pegawai akan dipertahankan. Sebagian akan tetap bekerja, sementara sebagian lainnya berpotensi dirumahkan.
Pernyataan ini menandai keseriusan pemerintah dalam melakukan pembenahan internal, termasuk dengan langkah yang dinilai tidak populer.
“Sebagian yang dirumahkan, sebagian tidak. Itu tergantung doa mereka nanti malam,” ucap Purbaya, merujuk pada pengumuman restrukturisasi Bea Cukai yang akan dilakukan keesokan harinya.
Meski pernyataannya bernada santai, pesan yang disampaikan jelas bahwa reformasi bukan rotasi jabatan biasa, tapi evaluasi menyeluruh atas kinerja, integritas, dan profesionalisme aparatur di lingkungan Kemenkeu.
Fokus Pembenahan di DJBC
Di Direktorat Jenderal Bea dan Cukai, restrukturisasi disebut tidak hanya menyasar pejabat eselon tertentu, tetapi juga pegawai di tingkat operasional.
Purbaya menegaskan bahwa perombakan ini tidak menyentuh posisi Direktur Jenderal Bea dan Cukai, Djaka Budi Utama, namun akan berdampak luas hingga ke level kantor wilayah dan pelabuhan.
Artikel Terkait
Kenaikan Gaji ASN 2026 Mulai Dibahas, Kemenkeu Masih Lakukan Kajian Mendalam
Gaji ASN 2026 Naik? Purbaya Buka Suara, Kemenkeu Masih Hitung Kemampuan Negara
Bantuan Bencana Tak Dipajaki, Purbaya Ingatkan Wajib Ajukan Rekomendasi BNPB ke Bea Cukai
Purbaya Hadapi PR Akhir Tahun: Rp616 Triliun Belanja Negara Masih Mengendap
Anggaran Tak Terserap, Purbaya Sebut Rp10 Triliun Dana K/L Dikembalikan ke Negara
Purbaya Mainkan Defisit Nyaris 3%: Strategi Berani Agar Ekonomi Bergerak, Bukan Terjebak Krisis
Kemenkeu Tegaskan Isu Dana Rp200 Triliun ke Bank Himbara Adalah Hoaks, Ini Penjelasan Lengkapnya