"MENANTI TERANG BULAN" Oleh Trias Kuncahyono, Wartawan Senior, Penulis Buku
Kaki langit bagian barat sudah memerah, ketika pesawat Twin Otter yang kami tumpangi (14 orang) mendarat di Bandara Frans Kaisiepo. Dua jam kami terbang dengan pesawat kecil yang memiliki kapasitas 19 orang itu dari Bandara Ewer, Asmat.
Dua jam, penerbangan mulus. Lebih mulus dan tenang dibandingkan terbang 40 menit dari Timikia ke Ewer, yang sejak mulai mengangkasa ditemani hujan rintik-rintik. Langit dari Ewer hingga Biak, cerah. Hanya kadang guncangan-guncangan kecil tak berarti.
Baca Juga: SBY Bermimpi, Ini Tanggapan Jokowi
Dari jendela, di sebelah kiri saya duduk, terlihat kelompok-kelompok mega putih bersih seperti berkejaran. Langit biru. Di bawah saya lihat hamparan hutan hijau tak putus-putusnya. Hanya kadang dibelah sungai besar dan kecil yang berkelok-kelok seperti ular yang tengah menjalar. Puncak-puncak bukit seperti ingin mengapai pesawat kecil yang kami tumpangi.
Pepohonan, hutan, gunung, ngarai, bahkan bintang dan bulan, matahari dan seluruh isi angkasa, semua serba indah. Semuanya telah tercipta oleh sabda yang Maha Pencipta. Semesta alam dan isinya. Juga manusia yang amat kecil dibandingkan dengan seluruh kebesaran alam ini.
Baca Juga: Tok! Keputusan Libur Idul Adha ditambah Dua Hari, 28 dan 30 Juni 2023 Cuti Bersama
Ah, Papua yang indah terlihat dari atas. Dari atas, semua terlihat tidak hanya indah tapi juga damai. Damai yang menjadi idaman semua manusia di bumi. Tapi, damai itu masih saja bagaikan tergantung di awang-awang; dan kadang dipeluk awan gelap, disapu angin, tertutup mega.
Meskipun, sebenarnya damai itu ada. Tetapi, banyak kali perdamaian masih dipecah belah oleh keserakahan dalam mencari keuntungan yang mudah, dilukai oleh keegoisan yang mengancam kehidupan manusia dan keluarga, keegoisan yang terus berlanjut, dan kerakusan akan kekuasaan.
Baca Juga: Sebanyak 223.217 Peserta Dinyatakan Lolos UTBK SNBT 2023, Selamat !!
Baca Juga: Cara Cek Pengumuman Hasil UTBK SNBT 2023, dan Download Sertifikat
"Lihat, sebelah kanan. Cantik banget. Pulau-pulau kecil. Laut biru dan hijau, airnya. Bagus," teriak Mensos Tri Rismaharini penuh kegirangan sesaat sebelum pesawat mendarat. Pemandangan di bawah, pulau-pulau dan laut, memang sangat indah.
***
Artikel Terkait
'PESAN SINGKAT DI HARI JUMAT' Oleh: Trias Kuncahyono, Wartawan Senior, Penulis Buku
'BANDUNG DI WAKTU MALAM" Oleh Trias Kuncahyono, Wartawan Senior, Penulis Buku
'KETEMU SAUDAGAR' Oleh: Trias Kuncahyono, Wartawan Senior, Penulis Buku
'Visi-Aktualisasi Pancasila' Oleh: Yudi Latif, Pengurus Aliansi Kebangsaan
'PERAIRAN INDONESIA DARURAT SAMPAH' Oleh: Ramadhan Wibisono (News Producer INDOSIAR SCTV)
'ADA MATAHARI DI AGATS' Oleh: Trias Kuncahyono, Wartawan Senior, Penulis Buku