"PESAN SINGKAT DI HARI JUMAT"
Oleh Trias Kuncahyono, Wartawan Senior, Penulis Buku
Hari Jumat, 21 April 2023. Pagi-pagi, pukul 07.16, saya menerima pesan singkat lewat WA, "Mas, hari ini njih."
Pesannya, sangat singkat. Untuk sesaat, saya tidak memahami maksud pesan itu. Apa ia ngajak ketemuan seperti biasanya, ngobrol ngalor-ngidul sambil makan dan minum.
Hampir saja saya jawab, "Nanti ketemuan di mana dan jam berapa? Di tempat biasa?"
Namun, saya tak jadi nulis jawaban itu. Karena, segera memahami maksud pesan singkat itu. Maka saya lalu njawab singkat pula, "Nggih, nuwun."Ya, terima kasih.
Pada akhirnya..... Begitu, gumamku.
***
Ya, memang begitulah akhirnya setelah melalui proses panjang: naik dan turun, berkelok-kelok, kadang-kadang menikung tajam, dan bahkan kerap kali tak terhindarkan bertabrakan, menimbulkan kesaling-curigaan juga "perpecahan."
Baca Juga: Survei Indikator Politik: Jika Gandeng Erick Thohir, Prabowo atau Ganjar Akan Unggul
Banyak yang rerasanan atau malah ngomong terus terang baik di media sosial, di fora resmi, bahkan di warung kopi tingkat desa dan pos-pos siskamling tentang proses yang panjang itu. Melihat perbenturan dalam proses itu, adalah wajar kalau banyak yang berkesimpulan sebelum proses berakhir.
Kesimpulan mereka sederhana. Dan, ini kesimpulan wajar dan manusiawi. Mana mungkin orangtua melupakan anaknya, mana mungkin seorang ibu membiarkan anak kesayangannya kecewa karena tidak dapat meraih cita-citanya lantaran disisihkan ibunya.
Kisah di India di zaman Indira Priyadarshini Gandhi, memberikan contoh, bagaimana keluarga menjadi nomor satu. Meskipun mungkin juga didasarkan atas kompetensi anaknya. Indira Gandhi (1917-1984) pemimpin Partai Kongres menjadi PM India (1966-1977: 1980-1984).
Sebelumnya, ayah Indira Gandhi, Jawaharlal Nehru, menjadi perdana menteri pertama India (1947- 1964). Semula Indira Gandhi menggadang-nggadang anak keduanya, Sanjay Gandhi, menjadi penerusnya di dunia politik. Tetapi, Sanjay tewas dalam kecelakaan pesawat (1980).
Baca Juga: INFO HAJI 2023 : Kemenag Berangkatkan Tim Advance Petugas Haji ke Arab Saudi
Artikel Terkait
'SEMOGA CEPAT WARAS' Oleh: Trias Kuncahyono, Wartawan Senior, Penulis Buku
'DARI BUNG KARNO HINGGA JOKOWI' Oleh: Trias Kuncahyono, Wartawan Senior, Penulis Buku
'PECI BUNG KARNO' Oleh: Trias Kuncahyono, Wartawan Senior, Penulis Buku
'BADUT-BADUT TAK LUCU' Oleh: Trias Kuncahyono, Wartawan Senior, Penulis Buku
"DI KAIRO KAMI BERTEMU" Oleh: Trias Kuncahyono, Wartawan Senior, Penulis Buku
Pembersihan Gerbong Kemerdekaan Pers dari Penumpang Gelap
Perkembangan dan Pengasuhan Anak dalam Perspektif Budaya Jawa