• Rabu, 17 Agustus 2022

'SEMOGA CEPAT WARAS' Oleh: Trias Kuncahyono, Wartawan Senior, Penulis Buku

- Selasa, 28 Juni 2022 | 15:56 WIB
Ilustrasi (Giftcard)
Ilustrasi (Giftcard)

TITIKTEMU.CO

"SEMOGA CEPAT WARAS"

Oleh: Trias Kuncahyono, Wartawan Senior, Penulis Buku

Judul di atas saya pungut dari bagian terakhir esai sahabat saya, Bre Redana, di Kompas Minggu (26/6) kemarin. Biasanya kalimat bernada harapan seperti itu dikirimkan kepada kerabat atau sahabat yang tengah sakit.

Ada macam-macam versi. Tapi maknanya sama. Misalnya, semoga cepat sembuh, segera sehat kembali ya, cepat sembuh ya, semoga cepat sembuh dan sehat kembali, cepet mari yo, mugi enggal kaparingan saras, sing énggal damang, get well soon, get better soon, Have a speedy recovery, dan masih banyak lagi versinya.

Tapi, kita juga sering dengar orang mengatakan, “Sing waras ngalah.” Ada yang mengartikan ungkapan itu demikian: siapa yang punya akal sehat, pikiran normal agar mengalah, menahan diri, tidak meneruskan pertengkaran, percekcokan, perselisihan dan sebagainya. Biarkan orang yang kurang normal pikirannya tetap beraksi dan meneruskan kemauannya sendiri.

Baca Juga: Dirjen IKP Kemkominfo: Hanya Dewan Pers, Lembaga yang Berhak Lakukan Sertifikasi Wartawan

Saya baca di nu.or.id (nuonline) ulama kharismatik asal Rembang KH Ahmad Mustofa Bisri atau Gus Mus mengatakan, “Kalau yang waras mengalah terus, yang tidak waras merasa paling benar. Sekarang tidak boleh yang waras mengalah terhadap kemungkaran.”

Sing waras ojo ngalah (yang berakal sehat jangan mengalah), misalnya untuk melawan hoax, ujaran kebencian dan semacamnya. Pesan yang sama juga dikatakan Buya Ahmad Syafii Maarif (alm).

Halaman:

Editor: Indria Purnama Hadi

Sumber: triaskredensialnews.com

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X