“Kasus di beberapa daerah seperti DKI Jakarta dan Bali mulai menurun, tetapi puncak kematiannya baru akan terjadi 2 minggu sesudahnya,” jelasnya.
Baca Juga: PPKM Diperpanjang, Jakarta Kembali Level 2 , Sekolah Tatap Muka Batal?
Budi menungkapkan kasus kematian akibat Covid19 dan Omicron sebagian besar dialami pasien yang belum pernah vaksinasi ataupun vaksinasi belum lengkap.
“Vaksin tetap menjadi penangkal utama karena yang meninggal itu banyak yang belum divaksin, atau vaksinasinya baru sekali, terus ada komorbid dan lansia,” jelas Budi.***
Artikel Terkait
Sah! Presiden Jokowi Perpanjang Status Pandemi Covid-19
Kemenkes: Vaksinasi Booster Tidak Wajib!
Masih Pandemi ASN Dilarang Plesir ke Luar Negeri, Jika Nekat akan Dipecat!
Sekali Lagi, Wajib Tahu! Ini Ciri-ciri Kamu Terpapar Covid-19 Varian Omicron
Wapres KH Ma’ruf Amin Minta Percepatan Penanganan Omicron
Cegah Omicron Masuk Desa, Mendes PDTT Gus Halim: Jangan Kendor Menjaga Desa Kita!
Vaksinasi Lengkap Mampu Mengurangi Resiko Kematian Akibat Covid-19. Ini Faktanya