TITIKTEMU.CO, JAKARTA – Pemerintah menetapkan DKI Jakarta dan kawasan aglomerasi Jabodetabek berstatus PPKM Level 2 mulai 4-17 Januari.
Sebelumnya, wilayah Jabodetabek menerapkan PPKM Level 1. Kecuali Kota Bekasi dan Kabupaten Bogor yang statusnya PPKM Level 2.
Penerapan PPKM Level 2 Jabodetabek tertuang dalam Inmendagri Nomor 01 Tahun 2022 tentang PPKM Level 3, Level 2, dan Level 1 Covid-19 Jawa dan Bali.
Dilansir dari siaran pers Kemenko Marves, terdapat dua penyebab wilayah DKI Jakarta naik status menjadi PPKM level 2.
Baca Juga: Libur Nataru Masih PPKM Level 2, Obyek Wisata di Batang Batasi 50% Pengunjung
Pertama, tracing turun. Berdasarkan asesmen dari World Health Organization (WHO), Kemenko Marves mengatakan tracing di Jabodetabek menurun.
“Ada 10 kabupaten/kota yang kembali ke level 2, salah satunya wilayah Jabodetabek akibat turunnya angka tracing (penapisan) anggota aglomerasi di wilayah itu,” tulis Kemenko Marves.
Namun, Menko Marves Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan penambahan kasus positif Covid-19 baru cukup rendah.
“Penerapan PPKM di Jawa-Bali menunjukkan tren yang cukup stabil,” ujar Luhut.
Baca Juga: Sah! Presiden Jokowi Perpanjang Status Pandemi Covid-19
Kedua, kenaikan kasus positif Covid-19 menakibatkan kenaikan level, dipihaklain jumlah orang yang dites PCR dalam sehari menurun.
Merujuk pada data BNPB dan Pemprov DKI, kasus Corona harian di Ibu Kota sempat naik lagi pada 24 November lalu.
Laporan harian positif harian dalam sepekan tertinggi pada 24 November dengan angka 82 kasus. Terendah dalam satu minggu 26 kasus pada 22 November.
Artikel Terkait
Tidak Semuanya Gratis! Vaksin Booster Covid-19 Diberikan Awal 2022, Ini Bocoran Harganya
Omicron Masuk Indonesia, Begini Pernyataan Lengkap Presiden Jokowi
Soal Pemberian Booster Vaksin Mulai Januari 2022, Pakar UGM: Semua Jenis Vaksin Covid-19 Bisa Jadi Booster
Pasien Covid-19 Varian Omicron bertambah. Apa sih Pentingnya Karantina Bagi Pelaku Perjalanan Luar Negeri?
Omicron Sudah Terdeteksi di 115 Negara, Pemerintah Imbau Jangan ke Luar Negeri Dulu
Antisipasi Omicron: Pemerintah Minta Orang Tua Segera Vaksinasikan Anak
Vaksin Booster Mulai 12 Januari, Cek Harganya