31 "Mata-Mata" Jaga Kampung Narkoba Samarinda — Begini Cara Polisi Berhasil Menembusnya

photo author
Leihana, TitikTemu.co
- Senin, 18 Mei 2026 | 19:19 WIB
Sindikat narkoba Gang Langgar Samarinda berhasil diamankan kepolisian  (Dok. Polri )
Sindikat narkoba Gang Langgar Samarinda berhasil diamankan kepolisian (Dok. Polri )

TITIKTEMU.CO-Kalau kamu bayangkan kampung narkoba sebagai tempat kumuh yang semrawut dan mudah digerebek — buang jauh-jauh gambaran itu.

Yang ditemukan Bareskrim Polri di Gang Langgar, Samarinda, justru sebaliknya: sebuah operasi gelap yang rapi, terstruktur, dan punya sistem keamanan yang lebih ketat dari banyak kompleks perumahan elit.

Ini bukan lebay. Ini fakta dari hasil operasi yang berlangsung 11 hingga 16 Mei 2026.

Baca Juga: Bukan Film Laga, Ini Cara Nyata Sindikat Narkoba Samarinda Jaga Kerajaan Sabunya

Shift Jaga, Kode Tangan, dan Radio Komunikasi

Sindikat narkoba di Gang Langgar rupanya menerapkan sistem shift layaknya perusahaan sungguhan.

Pada malam hari, 31 pengawas lapangan — yang dalam bahasa internal sindikat disebut sniper — berpencar di setiap sudut gang. Saat siang, jumlahnya turun menjadi 22 orang, tapi kewaspadaan tetap sama tingginya.

Masing-masing pengawas dibekali handy talky (HT) sebagai alat komunikasi utama.

Tugasnya bukan hanya berdiri diam — mereka aktif memandu calon pembeli menuju titik transaksi menggunakan kode isyarat tangan, sambil terus melaporkan situasi lapangan kepada jaringan di dalam gang secara real-time.

Brigjen Eko Hadi Santoso, Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri, menegaskan bahwa peredaran narkoba di sana berlangsung secara terbuka namun sangat terorganisir.

"Peredaran tersebut terbuka, terstruktur, dan terorganisir dalam penjualannya dengan melibatkan banyak pengawas loket penjualan serta para pengawas dibekali handy talky," ungkapnya, Senin (18/5/2026).

Baca Juga: Bukan Programmer, Bukan Insinyur: Perempuan Lulusan Filsafat Ini Diam-Diam Membentuk “Hati” AI Claude

Aturan Masuk yang Bikin Polisi Harus Berpikir Ulang

Salah satu celah yang paling menyulitkan aparat adalah aturan internal sindikat soal akses masuk. Di Blok F Gang Langgar — titik utama penjualan sabu — hanya satu orang pengendara yang boleh masuk.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Leihana

Sumber: Polri

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X