31 "Mata-Mata" Jaga Kampung Narkoba Samarinda — Begini Cara Polisi Berhasil Menembusnya

photo author
Leihana, TitikTemu.co
- Senin, 18 Mei 2026 | 19:19 WIB
Sindikat narkoba Gang Langgar Samarinda berhasil diamankan kepolisian  (Dok. Polri )
Sindikat narkoba Gang Langgar Samarinda berhasil diamankan kepolisian (Dok. Polri )

Jika datang berdua atau berboncengan, salah satu wajib turun dan menunggu di luar area.

Aturan sederhana ini ternyata sangat efektif menyaring orang asing. Ditambah dengan sensitivitas tinggi warga sekitar terhadap muka-muka baru, kawasan itu praktis menjadi benteng yang sulit ditembus secara frontal.

Baca Juga: Raih Pahala Haji Tanpa Ke Mekkah: Amalan Zulhijah Ini Bisa Kamu Lakukan dari Rumah!

Itulah mengapa tim gabungan Subdit IV Dittipidnarkoba Bareskrim bersama Satgas NIC — dipimpin Kombes Handik Zusen dan Kombes Kevin Leleury — memilih pendekatan berbeda: menyamar sebagai pembeli biasa. Satu per satu, mereka masuk mengikuti aturan sindikat, memetakan lokasi, dan mengumpulkan bukti transaksi langsung dari dalam.

Penindakan 15 Mei: 13 Orang Dibekuk

Setelah penyamaran berhasil memastikan aktivitas transaksi, operasi penindakan digelar pada 15 Mei 2026.

Hasilnya: 13 tersangka diamankan dengan peran yang berbeda-beda — dari pengawas lapangan di berbagai blok, kurir pengantar stok, penjual di loket, hingga yang diduga berperan sebagai bandar.

Baca Juga: Kapolri Reshuffle Besar-Besaran: 5 Kapolda Baru Dilantik, Sinyal Penyegaran Polri Mulai Terlihat

Barang bukti yang disita pun tak main-main: puluhan paket sabu siap jual, alat hisap, perangkat HT, ponsel, dan uang tunai hasil transaksi.

Empat Tahun Beroperasi, Omzet Setara Unicorn

Angka yang paling mencengangkan datang dari hasil pemeriksaan mendalam: lokasi ini telah aktif berjualan selama empat tahun penuh, dengan volume 1.000 hingga 1.200 paket sabu per hari.

Satu paket kecil dihargai Rp 150.000.

Total perputaran uang selama periode itu diperkirakan menyentuh Rp 630,7 miliar — angka yang setara dengan valuasi startup rintisan, tapi dibangun di atas kehancuran ribuan hidup manusia.

Dua sosok yang diduga menjadi pengendali utama jaringan, Andes alias H Endi dan H Andi Sudi, hingga kini masih dalam pengejaran dan berstatus daftar pencarian orang (DPO).

Gang Langgar sudah dibobol. Tapi selama empat tahun ia beroperasi tanpa tersentuh — pertanyaan itu masih menggantung, dan butuh jawaban yang jujur.***

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Leihana

Sumber: Polri

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X