Enam Stasiun Baru di Bogor Barat Segera Dirancang, Parung Panjang-Jasinga Makin Terhubung?

photo author
Leihana, TitikTemu.co
- Senin, 24 Agustus 2026 | 20:55 WIB
6 stasiun baru direncanakan di Bogor Barat lewat jalur Parung Panjang-Jasinga. (ANTARA FOTO/Didik Suhartono)
6 stasiun baru direncanakan di Bogor Barat lewat jalur Parung Panjang-Jasinga. (ANTARA FOTO/Didik Suhartono)

TITIKTEMU.CO-Bayangkan perjalanan dari Bogor Barat ke jaringan KRL Jabodetabek tanpa harus berjibaku lama dengan kemacetan jalan raya.

Gambaran itu mulai muncul lewat rencana pembangunan jalur kereta Parung Panjang-Jasinga yang diproyeksikan memiliki enam stasiun baru.

Pemerintah Kabupaten Bogor, Jawa Barat, tengah menyiapkan pengembangan transportasi berbasis rel tersebut sebagai bagian dari upaya memperkuat konektivitas wilayah Bogor Barat.

Rencana ini juga diarahkan agar transportasi tidak sekadar menjadi alat berpindah, tetapi ikut mendorong pertumbuhan kawasan.

Sekretaris Daerah Kabupaten Bogor Ajat Rochmat Jatnika menyebut pengembangan jalur tersebut merupakan bagian dari arahan Bupati Bogor Rudy Susmanto.

Fokusnya adalah memperluas akses transportasi massal, sehingga pembangunan konektivitas tidak hanya berpusat di kawasan Puncak.

Baca Juga: Haru! Setelah 10 Tahun Jadi PMI di Taiwan, Yuni Akhirnya Bertemu Sang Ibu Berkat Program BRI

Jalur 27 Kilometer dan Enam Stasiun

Kajian awal Bapperida Kabupaten Bogor pada 2025 menempatkan trase Parung Panjang-Jasinga sebagai salah satu opsi yang paling direkomendasikan. Penilaiannya mencakup 15 kriteria, mulai dari aspek teknis dan ekonomi hingga sosial serta lingkungan.

Dalam rancangan awal, jalur kereta ini memiliki panjang sekitar 27,26 kilometer. Jalurnya menggunakan konstruksi at grade dengan rel heavy rail dan akan menghubungkan enam stasiun baru dengan Stasiun Parung Panjang yang sudah beroperasi.

Waktu tempuhnya diperkirakan hanya sekitar 24 menit. Infrastruktur pendukungnya mencakup enam perlintasan sebidang dan 17 jembatan, sedangkan biaya operasional dalam kajian awal berada di kisaran Rp20.000 hingga Rp30.000 per penumpang.

Baca Juga: 9 Warga Disandera KKB di Mimika, Ada Anak SD dan Remaja Hamil: TNI Bergerak!

Bukan Sekadar Mengurangi Macet

Ada alasan lain mengapa proyek ini menarik perhatian. Kehadiran jalur kereta di Bogor Barat diharapkan dapat membuka akses ke kawasan yang selama ini pertumbuhannya tidak selalu secepat wilayah Bogor lainnya.

Ketika perjalanan menjadi lebih mudah, aktivitas ekonomi biasanya ikut bergerak. Kawasan yang sebelumnya terasa jauh dapat menjadi lebih menarik bagi permukiman, perdagangan, maupun kegiatan usaha.

Rencana tersebut juga berkaitan dengan pengembangan Parung Panjang sebagai pusat pelayanan kawasan dan kawasan berorientasi transit atau transit oriented development (TOD). Sementara itu, Tenjo diarahkan untuk memiliki peran dalam pengembangan stasiun barang serta konektivitas antarkota dan perkotaan.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Leihana

Sumber: KAI

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X