Bentuk Kepatuhan Warga Negara
Khalid juga menekankan bahwa kehadirannya di KPK adalah bentuk kepatuhan sebagai warga negara yang baik.
“Ketika KPK meminta saya hadir, saya datang. Itu bentuk ketaatan saya pada pemerintah. Sudah kewajiban saya untuk hadir,” pungkasnya.
Baca Juga: KPK Usulkan Parpol Dapat Dana APBN Untuk Kurangi Potensi Korupsi. Ini Tanggapan Istana
KPK Masih Terus Dalami Kasus
Sementara itu, KPK disebut masih terus mendalami kasus dugaan korupsi kuota haji. Lembaga antirasuah ini juga membuka kemungkinan memanggil sejumlah pihak lainnya, termasuk mantan Menteri Agama periode 2020–2024, Yaqut Cholil Qoumas.
Dengan klarifikasi ini, Ustaz Khalid Basalamah berharap publik memahami bahwa pemanggilannya murni untuk memberi informasi yang diperlukan penyidik, bukan karena keterlibatan dalam kasus dugaan korupsi.***
Artikel Terkait
Hasto Kristiyanto Diperiksa 8 Jam oleh KPK: Dicecar 62 Pertanyaan, Apa yang Terjadi?
Dugaan Mega Korupsi di PLN: KPK dan Polri Usut Kerugian Negara Triliunan Rupiah
Rumah Ridwan Kamil Digeledah KPK. Mantan Gubernur Jawa Barat Ternyata Kaya Luar Biasa. Ini Total Hartanya
KPK Sita Deposito Rp70 Miliar dan Mobil Milik Ridwan Kamil dalam Kasus Korupsi Bank BJB
Pasca Penggeledahan Rumahnya Oleh KPK Yang Menyita Deposito Rp 70 Miliar, Akhirnya Ridwan Kamil Bersuara
KPK Sita Deposito Rp 70 Miliar Dari Rumah Ridwan Kamil dalam Kasus Korupsi Bank BJB, Penikmat Dana Nonbujeter Terpetakan
KPK Sita Deposito Rp70 Miliar dalam Kasus Bank BJB, Ridwan Kamil Bantah Kepemilikan
KPK Usulkan Parpol Dapat Dana APBN Untuk Kurangi Potensi Korupsi. Ini Tanggapan Istana
KPK Mendalami Dugaan Korupsi Proses Izin Tenaga Kerja Asing di Kemenaker, Imigrasi Jadi Sorotan
Profil Novel Baswedan: Eks Penyidik KPK yang Kini Jadi Wakil Kepala Satgassus Penerimaan Negara