TITIKTEMU.CO - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali mendalami kasus dugaan pemerasan terkait izin tinggal Warga Negara Asing (WNA) yang menyeret mantan Wakil Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan periode 2025-2026, Silmy Karim.
Dalam pengembangan perkara tersebut, KPK memanggil Kepala Kantor Imigrasi Denpasar, Haryo Sakti, untuk menjalani pemeriksaan sebagai saksi.
Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, mengatakan pemeriksaan Haryo juga berkaitan dengan dugaan penerimaan gratifikasi di lingkungan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan selama periode 2022-2026.
"Pemeriksaan dilakukan di Polresta Denpasar," ujar Budi dalam keterangannya pada Jumat, 28 Agustus 2026.
Selain Haryo Sakti, penyidik KPK turut memanggil dua pejabat imigrasi lainnya. Mereka adalah Kepala Seksi Izin Tinggal dan Status Keimigrasian, Alberto Vicense Cianry Lake, serta Kepala Izin Tinggal Keimigrasian di Kantor Imigrasi TPI Singaraja, Kadek Okta Dwi Putra.
KPK menyebut pemeriksaan sejumlah saksi tersebut dilakukan untuk melengkapi berkas perkara Silmy Karim dan tersangka lainnya.
Delapan Orang Telah Ditetapkan sebagai Tersangka
Dalam perkara dugaan korupsi di lingkungan keimigrasian ini, KPK telah menetapkan delapan orang sebagai tersangka.
Mereka terdiri dari Silmy Karim, Pelaksana Tugas Dirjen Imigrasi periode 2024-2025 Saffar Muhammad Godam, Direktur Izin Tinggal Jaya Saputra, serta Kasubdit di Direktorat Izin Tinggal Bagus Bramantyo dan Tessar Bayu Setyaji.
Tersangka lainnya adalah Kakanim Jakarta Pusat periode 2024-2025 Ronald Arman Abdullah, Ketua Tim Alih Status Izin Tinggal Terbatas (ITAS) Juniadi Sri Priambudi, dan Staf Subdit Izin Tinggal Gusti Bernardiansyah.
Seluruh tersangka tersebut diketahui telah menjalani penahanan di Rumah Tahanan Negara (Rutan) KPK.
Baca Juga: Kebakaran Gunung Semeru Meluas, Kabut Asap Tebal Mulai Menyelimuti Ranu Kumbolo
KPK Geledah Sejumlah Lokasi di Bali
Artikel Terkait
Viral Warga Surabaya Diminta Bayar Rp1 Juta saat Urus Motor Bukti Kecelakaan, Polisi: Pengambilan Gratis
DPR Sepakat RUU Perampasan Aset Rampung 15 Desember 2026, Dasco Siap Mundur Jika Lewat Tenggat
Viral Jukir di Palu Diduga Ditembak Orang Tak Dikenal, Polisi Periksa CCTV di Lokasi
KRL Palmerah-Tanah Abang Diduga Dilempari Batu, Penumpang Panik hingga Tirai Jendela Ditutup
Kebakaran Gunung Semeru Meluas, Kabut Asap Tebal Mulai Menyelimuti Ranu Kumbolo
Camat Lamba Leda Utara Agustinus Supratman Mundur Usai Viral Marahi Petugas BNPB soal Bantuan Gempa NTT