TITIKTEMU.CO - Kabar mengejutkan datang dari Deddy Mahendra Desta yang mengumumkan keputusannya untuk mundur dari Vindes Corp, perusahaan media kreatif yang selama ini dibangunnya bersama sahabatnya, Vincent Rompies.
Keputusan tersebut menjadi perbincangan hangat di media sosial. Pasalnya, Desta dan Vincent diketahui telah menjalankan Vindes Corp bersama sejak perusahaan tersebut berdiri pada 1 Agustus 2021.
Selama kurang lebih lima tahun, keduanya menjadi sosok penting di balik perjalanan Vindes Corp. Namun, kini Desta memilih untuk mengakhiri keterlibatannya di perusahaan tersebut.
Pengumuman mengenai keputusan tersebut disampaikan Desta melalui akun Instagram pribadinya, @desta80s, pada Kamis, 27 Agustus 2026.
Dalam pernyataannya, Desta mengatakan bahwa keputusan untuk meninggalkan Vindes Corp telah dipikirkan secara matang. Ia berharap langkah tersebut menjadi keputusan terbaik bagi seluruh pihak.
"Saya izin pamit dari Vindes Corp ya teman-teman. Keputusan ini sudah melalui banyak pertimbangan dan pada akhirnya diambil dengan harapan menjadi yang terbaik untuk semua pihak," tulis Desta.
Desta juga menyampaikan permintaan maaf atas berbagai kesalahan yang mungkin pernah dilakukannya selama menjadi bagian dari Vindes Corp.
"Mohon maaf kalau selama ini saya banyak salah selama di Vindes. Baik keputusan-keputusan yang saya ambil, kata-kata yang saya ucapkan, dan kelakuan yang saya perbuat," sambungnya.
Desta Sampaikan Pesan Khusus untuk Vincent Rompies
Meski sudah tidak lagi berada di dalam Vindes Corp, Desta menegaskan bahwa hubungan baik dengan manajemen maupun orang-orang yang selama ini bekerja bersamanya tetap terjaga.
Ia menyebut keputusan tersebut tidak mengubah rasa saling menghargai yang telah terjalin selama ini. Desta juga berharap seluruh pihak dapat terus memberikan dukungan dan doa terbaik satu sama lain.
Pesan khusus kemudian ditujukan kepada Vincent Rompies, sahabat yang selama ini menjadi rekan Desta dalam membangun Vindes.
Artikel Terkait
Viral Jukir di Palu Diduga Ditembak Orang Tak Dikenal, Polisi Periksa CCTV di Lokasi
KRL Palmerah-Tanah Abang Diduga Dilempari Batu, Penumpang Panik hingga Tirai Jendela Ditutup
Kebakaran Gunung Semeru Meluas, Kabut Asap Tebal Mulai Menyelimuti Ranu Kumbolo
Camat Lamba Leda Utara Agustinus Supratman Mundur Usai Viral Marahi Petugas BNPB soal Bantuan Gempa NTT
KPK periksa Kepala Imigrasi Denpasar terkait kasus Silmy Karim. Delapan tersangka telah ditahan dalam perkara dugaan pemerasan dan gratifikasi.