| I Padahal, kemajemukan itu ada sejak semula. Sejak lahir, sudah majemuk. Bahkan, jauh sebelum menjadi sebuah negara-bangsa, kemajemukan itu sudah ada. Baca Juga: Omicron Menyebar, Indonesia Tambah Tiga Negara dalam Daftar Larangan Masuk Baca Juga: Jadwal Semifinal Piala AFF 2020 Lengkap: Mengacu Sejarah, Indonesia Diunggulkan Melawan Singapura Artinya, semua pihak saling mengakui dan tentu saja saling menerima keunikan, kekhasan dan keberbedaan yang ada. Negeri itu terpecah-pecah menjadi Slovenia, Kroasia, Bosnia dan Herzegovina, Montenegro, Republik Makedonia dan Kosovo karena konflik dan kekerasan etnik. Baca Juga: Asam Lambung Naik? Ini Obat Herbal Mujarab dari dr Zaidul Akbar Adalah sangat baik bila tragedi Yugoslavia, menjadi sebuah perenungan siapa saja yang mencintai negeri ini. Yugoslavia sekadar sebagai sebuah contoh. Baca Juga: Marcus Rashford Diminati Barcelona dan Paris Saint-Germain, Pilih Mana ya Kira-kira Baca Juga: Bukan Sekadar Minuman Penghangat, Ini 7 Manfaat Wedang Uwuh untuk Kesehatan Persahabatan kami bukan persahabatan politik, melainkan persahabatan kemanusiaan yang dilandasi sikap saling percaya. Baca Juga: Jangan Keliru, Ini Beda antara ASN, PNS, dan PPPK Bersikap toleransi tak lain menunjukkan kemampuan untuk menerima suatu fakta paling dasar kemanusiaan bahwa kita hidup bersama orang lain. Jadi, kita tidak hanya hidup demi kita sendiri… Artikel SelanjutnyaPOLITIK WHATSAPP Oleh: Trias Kuncahyono, Wartawan senior, Penulis BukuDilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi. Sumber: Trias Kuncahyono TagsRekomendasiTerkiniOTT Rektor Unsoed dan Kotak Pandora Jalur Mandiri: Beranikah KPK Membongkar Kampus Lain?Dana Jurnalisme untuk Siapa? Jangan Lupakan Puluhan Ribu Media Belum Terverifikasi Dewan Pers"Media di Persimpangan: Ketika Idealisme Tak Cukup Membayar Gaji" Opini: Agus Sulistriyono - CEO Promedia GroupKasus Keracunan MBG Terus Berulang, CEO Promedia: Pecah Dapur 3.000 Porsi dan Sebarkan Manfaat EkonominyaApakah Program Makan Bergizi Gratis (MBG) Akan Dihentikan Selamanya? Fakta Terbaru Kasus Korupsi BGNPERANG AI DI IRAN: KETIKA KEPUTUSAN MEMATIKAN DISERAHKAN KE MESINDAN ARTIFICIAL INTELLIGENCE PUN DIANGKAT MENJADI MENTERITERIMA KASIH SRI MULYANI DAN SELAMAT DATANG PURBAYASiapa Sebenarnya yang Bicara di Layar Kita? Kuasa Tersembunyi di Balik Berita dan Hiburan'JIKA SEBUAH NADA DIBERIKAN HAK ' - Kasus Keenan Nasution vs Vidi Aldiano, dan Evolusi Royalti Lagu (2) Oleh Denny JA"ROYALTI LAGU DI INDONESIA DAN KISAH KEENAN NASUTION MENUNTUT 24,5 MILIAR RUPIAH", Oleh Denny JA'ELON MUSK PUN SERUKAN PEMECATAN DONALD TRUMP', Oleh Denny JAOPINI "Nyenyak di Hotel Mewah, Gelisah di Rumah Rakyat" Oleh: Budiawan, Host "Cangkrukan"'ARTIFICIAL INTELLIGENCE TAK MEMBUNUH PENULIS, TAPI MENGUBAHNYA', Oleh Denny JA'PEMBANTAIAN DI FINAL LIGA CHAMPIONS EROPA 2025 DAN FILOSOFI BARU SEPAKBOLA' Oleh: Denny JAKETIKA PUISI MENJADI SAKSI ZAMAN Oleh: DENNY JAKETIKA UNIVERSITAS HARVARD MEMILIH UNTUK MELAWAN PRESIDEN DONALD TRUMPPAUS LEO XIV: PERTANDA ZAMAN (3): DUNIA PENUH GEJOLAKPAUS LEO XIV: PERTPAUS LEO XIV : PERTANDA ZAMAN (2): BUKAN TEOLOG, BUKAN DIPLOMATTerpopuler2
|
Artikel Terkait
POLITIK WHATSAPP Oleh: Trias Kuncahyono, Wartawan senior, Penulis Buku
KALA MARICA oleh Trias Kuncahyono, Wartawan Senior, Penulis Buku
Tak Perlu ke Bioskop, Ini 7 Film Natal yang Layak Ditonton di Rumah
DUA TOKOH Oleh Trias Kuncahyono, Wartawan Senior, Penulis Buku
Makin Diperketat, Begini Aturan Terbaru Ibadah Natal 2021 dari Kemenag
7 Lagu Natal Paling Populer dari Masa ke Masa, Lengkap dengan Sejarah, Lirik dan Chord-nya