Gempa NTT M7,7, Kemenkes Bangun RS Lapangan dengan Ruang Operasi dan 100 Tempat Tidur

photo author
Achmad Zainur Roziqin, TitikTemu.co
- Kamis, 20 Agustus 2026 | 13:47 WIB
Pemerintah mengerahkan sejumlah bantuan pasca gempa NTT, mulai dari pembangunan RS lapangan hingga menugaskan armada udara bermuatan logistik. (Threads/lintaskanal/militer.udara)
Pemerintah mengerahkan sejumlah bantuan pasca gempa NTT, mulai dari pembangunan RS lapangan hingga menugaskan armada udara bermuatan logistik. (Threads/lintaskanal/militer.udara)

“Kita akan tambah lagi sehingga minimal menjadi 100 rawat inap. Kita sedang kirim tenda tambahan dari Bali,” jelas Budi.

Seluruh tenda yang digunakan dirancang menggunakan material yang mampu menghadapi kondisi cuaca. Bagian lantainya juga dibuat khusus untuk menjaga kebersihan dan higienitas ruang perawatan.

Selain mencegah genangan ketika hujan, desain lantai tersebut juga memudahkan petugas dalam memindahkan berbagai peralatan medis.

Baca Juga: Viral Dugaan Intimidasi Sopir Kopaja Jelang Demo BEM UI, 24 Armada Disebut Batal Angkut Massa ke Bundaran HI

TNI AU Kerahkan Enam Pesawat Angkut Logistik

Selain memastikan layanan kesehatan bagi korban gempa, pemerintah juga memperkuat distribusi bantuan dan kebutuhan darurat ke wilayah terdampak.

Tentara Nasional Indonesia Angkatan Udara (TNI AU) mengerahkan enam pesawat angkut untuk mendistribusikan berbagai bantuan, termasuk bahan pangan dan perlengkapan darurat.

Armada tersebut telah menjalankan misi pengiriman bantuan sejak Senin (17/8/2026).

Kepala Dinas Penerangan TNI AU (Kadispenau) Marsekal Pertama TNI I Nyoman Suadnyana mengatakan salah satu pesawat C-130J Super Hercules telah diterbangkan menuju Labuan Bajo dengan membawa belasan ton bantuan.

“Sejak Senin, pesawat C-130J Super Hercules telah terbang menuju Labuan Bajo dengan membawa bantuan seberat 13.500 kilogram,” ujar Nyoman.

Baca Juga: Kebakaran Besar Pangkalan PO Sinar Jaya Bekasi: 50 Bus Hangus, Api Padam Setelah 5 Jam

Enam pesawat yang dilibatkan terdiri dari dua unit C-130J Super Hercules, satu C-130 Hercules, satu Airbus A400M, dan dua Boeing 737.

Adapun distribusi armada dan bantuan yang telah dikirimkan antara lain:

  • C-130J Super Hercules menuju Labuan Bajo dengan membawa 13.500 kilogram bantuan.
  • C-130J Super Hercules lainnya diterbangkan menuju Maumere dengan muatan 13.563 kilogram.
  • Airbus A400M menuju Labuan Bajo dengan membawa 20.779 kilogram bantuan.
  • Boeing 737 menuju Maumere dengan membawa sekitar 20.000 kilogram bantuan.

Baca Juga: Terungkap di Sidang Perdana Kasus Daycare Little Aresha, Pengasuh Diduga Benamkan Kepala Anak ke Bak Mandi

Pesawat-pesawat tersebut masih disiagakan untuk mendukung pengiriman bantuan sesuai kebutuhan di lapangan.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Achmad Zainur Roziqin

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X