TITIKTEMU.CO – Pemerintah bergerak cepat menangani dampak gempa bumi berkekuatan M7,7 yang mengguncang Nusa Tenggara Timur (NTT) pada Sabtu (15/8/2026).
Kementerian Kesehatan (Kemenkes) membangun rumah sakit (RS) lapangan di Stadion Golo Dukal, Kabupaten Manggarai. Fasilitas tersebut disiapkan setelah struktur RSUD Ruteng mengalami kerusakan akibat gempa.
RS lapangan ini dirancang untuk memastikan masyarakat terdampak, terutama korban yang mengalami patah tulang, tetap mendapatkan pelayanan medis dengan aman.
Salah satu fasilitas utama yang disiapkan adalah ruang operasi khusus dengan sistem terisolasi dan steril. Fasilitas tersebut ditujukan untuk mengurangi risiko infeksi setelah tindakan pembedahan.
Baca Juga: Viral Pengusaha UMKM Tebet Mengaku Dipaksa Pindah Demi SPPG, Deposit Rp8 Juta Ditahan
Ruang operasi dilengkapi sejumlah peralatan medis, mulai dari meja operasi, lampu khusus pembedahan, hingga area sterilisasi instrumen medis.
Konsep serupa sebelumnya telah diterapkan untuk mendukung pelayanan kesehatan darurat dalam situasi bencana di Sumedang dan Aceh.
RS Lapangan Siapkan Puluhan Tempat Tidur
Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengatakan pembangunan RS lapangan telah dimulai dengan pemasangan lima tenda.
Empat tenda difungsikan sebagai ruang perawatan pasien. Masing-masing tenda memiliki kapasitas sekitar 20 pasien. Sementara satu tenda lainnya digunakan sebagai ruang operasi karena membutuhkan kondisi steril dan terisolasi.
“Di sini sudah kita pasang lima tenda, empat untuk pasien, masing-masing bisa menampung 20 pasien, kemudian satu khusus untuk ruang operasi karena ruangnya steril dan bisa dibuat terisolasi. Kita harapkan besok sudah mulai beroperasi,” ujar Budi dalam keterangan resminya, Rabu (19/8/2026).
Baca Juga: Viral Pria Tanpa Busana Aniaya Pemotor di Lenteng Agung Jaksel, Diamankan Polisi
Selain tenda pasien dan ruang operasi, fasilitas kesehatan darurat tersebut juga dilengkapi tenda Instalasi Gawat Darurat (IGD) serta sejumlah tenda untuk pelayanan rawat inap.
Pada tahap awal, tersedia sekitar 60 tempat tidur bagi pasien. Namun, Kemenkes menyiapkan penambahan kapasitas untuk mengantisipasi kemungkinan meningkatnya jumlah korban yang membutuhkan perawatan.
Artikel Terkait
Viral Sopir Alphard Rusak Motor Driver Ojol di Bintaro, Kini Datang Minta Maaf dan Siap Ganti Kerugian
Viral Dugaan Intimidasi Sopir Kopaja Jelang Demo BEM UI, 24 Armada Disebut Batal Angkut Massa ke Bundaran HI
Viral! Momen Mahasiswa BEM UI Roasting Polwan di Thamrin, Singgung Spanduk 'Kami Siap Melayani'
Viral Pria Tanpa Busana Aniaya Pemotor di Lenteng Agung Jaksel, Diamankan Polisi
Viral Pengusaha UMKM Tebet Mengaku Dipaksa Pindah Demi SPPG, Deposit Rp8 Juta Ditahan