Viral Dugaan Intimidasi Sopir Kopaja Jelang Demo BEM UI, 24 Armada Disebut Batal Angkut Massa ke Bundaran HI

photo author
Achmad Zainur Roziqin, TitikTemu.co
- Rabu, 19 Agustus 2026 | 22:38 WIB
Menyoroti dugaan intimidasi polisi terhadap puluhan sopir Kopaja yang hendak mengangkut massa aksi BEM UI menuju Bundaran HI. (Instagram.com/@jakartainfoterkini.id)
Menyoroti dugaan intimidasi polisi terhadap puluhan sopir Kopaja yang hendak mengangkut massa aksi BEM UI menuju Bundaran HI. (Instagram.com/@jakartainfoterkini.id)

TITIKTEMU.CO – Video yang memperlihatkan aparat kepolisian menghadang kendaraan yang diduga hendak mengangkut massa mahasiswa menuju lokasi demonstrasi BEM Universitas Indonesia (UI) di Bundaran Hotel Indonesia (HI), Jakarta Pusat, viral di media sosial.

Peristiwa tersebut disebut terjadi menjelang aksi demonstrasi BEM UI pada Selasa (18/8/2026). Dalam rekaman yang beredar, tampak aparat menghadang kendaraan yang diduga akan digunakan untuk membawa peserta aksi.

Insiden itu kemudian menjadi sorotan karena disebut sempat memicu ketegangan antara mahasiswa dan aparat kepolisian.

Koordinator Lapangan Aksi Merebut Kemerdekaan, Hafidz Haernanda, turut menyinggung kejadian tersebut saat menyampaikan orasi di lapangan kampus FISIP UI, Depok, pada hari yang sama.

Baca Juga: Viral Sopir Alphard Rusak Motor Driver Ojol di Bintaro, Kini Datang Minta Maaf dan Siap Ganti Kerugian

Hafidz mengklaim sebanyak 24 sopir Kopaja mendapat tekanan dan intimidasi agar tidak mengangkut mahasiswa BEM UI menuju Bundaran HI.

"Mereka (para sopir) itu disuruh membuat seribu alasan agar tidak bisa menjemput kami. Dan ini tidak hanya di BEM UI kawan-kawan," ujar Hafidz dalam orasinya.

24 Kopaja Disebut Batal Mengangkut Massa

Menurut Hafidz, pembatalan transportasi terjadi secara mendadak. Para sopir yang sebelumnya telah menerima pesanan disebut tiba-tiba membatalkan keberangkatan.

Ia menduga pembatalan tersebut terjadi setelah para sopir menerima telepon dari pihak tertentu.

"Bayangkan, kita pesan total 24 Kopaja. 24 Kopaja semuanya tidak bisa karena mereka diintimidasi," ungkap Hafidz.

Baca Juga: Kebakaran Besar Pangkalan PO Sinar Jaya Bekasi: 50 Bus Hangus, Api Padam Setelah 5 Jam

Ia juga menyebut para sopir berada dalam posisi sulit karena khawatir mendapat konsekuensi terhadap pekerjaan mereka.

"Karena mereka diintimidasi, bisa saja dipecat. Ini kan sangat disayangkan," sambungnya.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Achmad Zainur Roziqin

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X