Dia juga berharap seluruh pihak dapat menghormati proses adat yang sedang berjalan dan tidak memperkeruh suasana.
“Yang penting sekarang adalah menjaga suasana tetap teduh. Kita sedang berkabung, jadi mari saling menghormati,” ucapnya.***
Dia juga berharap seluruh pihak dapat menghormati proses adat yang sedang berjalan dan tidak memperkeruh suasana.
“Yang penting sekarang adalah menjaga suasana tetap teduh. Kita sedang berkabung, jadi mari saling menghormati,” ucapnya.***
Artikel Terkait
Raja Solo Sinuhun Pakubuwono XIII Wafat, Keraton Surakarta Berduka
Raja Surakarta Paku Buwono XIII, 21 Tahun Bertahta yang Penuh Konflik
Paku Buwono XIII Dimakamkan di Imogiri Rabu 5 November, Sebelumnya Dikirab Menuju Loji Gandrung
Mengenal Makam Imogiri, Peristirahatan Terakhir Raja-raja Mataram Islam Sejak Sultan Agung
Paku Buwono XIII Wafat, Ini Profil Putra Mahkota Gusti Purbaya, Calon Penerus Tahta Keraton Surakarta
Paku Buwono XIII Wafat, Keraton Yogyakarta Hentikan Suara Gamelan hingga Pemakaman Selesai
Perjanjian Giyanti Membelah Kerajaan Mataram Jadi Dua, Kisah Kasunanan Surakarta dan Kasultanan Yogyakarta
PB XIII Wafat, Siapa Calon Raja Berikutnya?
Prosesi Pemakaman PB XIII: Kirab Agung dan Tradisi Adat, Ini Jadwalnya
Sejarah Panjang Raja-Raja Solo: Dari Pakubuwono III hingga PB XIII yang Baru Wafat
Kenapa Raja Surakarta Paku Buwono XIII Dimakamkan di Imogiri?
Mengenal Empat Raja Jawa: Ini Beda Hamengku Buwono, Paku Alam, Paku Buwono, dan Mangkunegara
Begini Prosesi Pemakaman Paku Buwono XIII dari Keraton Surakarta Menuju Imogiri