Kronologi Jembatan Gantung Pongpet Pangandaran Ambruk, 50 Orang Terjatuh Saat Baru Diresmikan

photo author
Achmad Zainur Roziqin, TitikTemu.co
- Selasa, 1 September 2026 | 07:05 WIB
50 orang terluka dalam insiden jembatan ambruk di Desa Margacinta, Kecamatan Cijulang, Kabupaten Pangandaran yang diduga kelebihan muatan. (Threads/@infobogoronline)
50 orang terluka dalam insiden jembatan ambruk di Desa Margacinta, Kecamatan Cijulang, Kabupaten Pangandaran yang diduga kelebihan muatan. (Threads/@infobogoronline)

TITIKTEMU.CO - Insiden ambruknya Jembatan Gantung Pongpet di Desa Margacinta, Kecamatan Cijulang, Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat, menjadi perhatian publik setelah video amatir kejadian tersebut beredar di media sosial.

Peristiwa itu terjadi pada Minggu, 30 Agustus 2026, sekitar pukul 16.10 WIB. Saat kejadian, Bupati Pangandaran Citra Pitriyami bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan masyarakat setempat tengah melintasi jembatan yang baru saja diresmikan.

Jembatan yang berada di atas aliran sungai dengan ketinggian sekitar 30 hingga 40 meter tersebut tiba-tiba bergoyang ketika digunakan secara bersamaan.

Salah satu tali sling di bagian kiri konstruksi kemudian terlepas. Kondisi itu membuat badan jembatan menjadi miring hingga bagian lantai yang terbuat dari papan kayu ikut ambrol.

Baca Juga: Kemenag Buka Inpassing Pengawas JPH untuk PNS, Pendaftaran Dibuka 1-15 September 2026

Diperkirakan sekitar 50 orang yang berada di atas jembatan ikut terjatuh ketika struktur tersebut mengalami kerusakan.

Beruntung, Bupati Pangandaran Citra Pitriyami beserta rombongan dilaporkan selamat. Sejumlah orang mengalami luka ringan setelah terjatuh maupun terkena material kayu dari bagian jembatan.

Petugas medis bersama aparat gabungan kemudian bergerak melakukan evakuasi serta membantu mengamankan situasi di sekitar lokasi.

Jembatan Jadi Akses Penting Warga

Jembatan Gantung Pongpet memiliki panjang sekitar 60 meter dengan konstruksi berupa tali baja dan lantai papan kayu.

Baca Juga: KH Miftachul Akhyar Kembali Jadi Rais Aam PBNU, AHWA Minta Rangkul Seluruh Potensi NU

Infrastruktur tersebut selama ini diproyeksikan sebagai salah satu akses penting bagi masyarakat di wilayah sekitar.

Jembatan itu menghubungkan Desa Margacinta dan Desa Cibanten, Kecamatan Cijulang, dengan Desa Cimindi di Kecamatan Cigugur.

Selain menjadi penghubung antarwilayah, keberadaan jembatan juga mendukung akses menuju Kampung Budaya Desa Margacinta.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Achmad Zainur Roziqin

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X