TITIKTEMU.CO-Nama Indonesia kembali muncul dalam radar bisnis Asia, tetapi kali ini bukan karena perusahaan raksasa. Delapan startup Indonesia berhasil masuk Forbes Asia 100 to Watch 2026, dan bidang yang mereka garap ternyata jauh lebih beragam daripada sekadar aplikasi digital.
Daftar ini berisi perusahaan privat dari kawasan Asia-Pasifik yang dinilai punya potensi berkembang. Menariknya, sektor kecerdasan buatan atau AI memang menjadi salah satu tema paling kuat, tetapi ada pula bisnis kesehatan, makanan anak, fintech, teknologi parkir hingga pengelolaan sampah.
Secara keseluruhan, 100 perusahaan dalam daftar tersebut telah mengumpulkan pendanaan sekitar 2,4 miliar dollar AS atau sekitar Rp42,59 triliun. Hampir 1 miliar dollar AS di antaranya diperoleh sepanjang 2026 hingga proses penyusunan daftar.
Baca Juga: Baterai Motor Listrik Mulai Drop Setelah 1 Tahun? Ternyata Cara Pakai Sangat Menentukan
1. Cekat.AI
Startup asal Jakarta ini mengembangkan teknologi AI untuk membantu bisnis menangani pelanggan secara otomatis. Bot buatannya dapat merespons pertanyaan melalui situs web maupun platform seperti WhatsApp dan Instagram.
Didirikan Matthew Sebastian pada 2023, Cekat.AI menyebut teknologinya telah digunakan lebih dari 3.000 pelanggan dari 15 industri. Perusahaan juga mendapat pendanaan seed dari Insignia Ventures Partners pada April 2026.
2. Durianpay
Bergerak di bidang fintech, Durianpay menyediakan infrastruktur pembayaran bagi pelaku bisnis. Sepanjang 2025, nilai transaksi yang diproses perusahaan ini menembus 5,5 miliar dollar AS.
Baca Juga: Pemutihan Pajak Kendaraan Jakarta Berakhir Hari Ini, Jangan Sampai Denda Kembali Mengintai!
Didirikan Natasha Ardiani pada 2020, Durianpay telah melayani lebih dari 400 klien. Perusahaan juga mencatat 2025 sebagai tahun pertama mereka membukukan keuntungan.
3. Grouu
Kalau biasanya startup identik dengan aplikasi, Grouu mengambil jalur berbeda. Perusahaan ini fokus pada makanan bergizi untuk bayi dan anak, kemudian memperluas produknya ke makanan siap santap, camilan serta bahan masakan.
Grouu kini memiliki lebih dari 3.000 titik penjualan dan jaringan lebih dari 190 mompreneur di 50 kota.
Baca Juga: Mutasi 424 Polisi Digelar, Sejumlah Jabatan Strategis Polri Resmi Berganti
4. Loluna
Startup berikutnya menyasar kebutuhan yang sangat dekat dengan keluarga: perawatan kulit bayi dan anak. Loluna menawarkan produk seperti sabun, krim dan losion dengan positioning harga yang lebih terjangkau.
Didirikan Bianca Belnadia Lie pada 2022, produknya kini tersedia di sekitar 10.000 toko di Indonesia, termasuk Alfamidi dan Watsons.
Artikel Terkait
Mutasi 424 Polisi Digelar, Sejumlah Jabatan Strategis Polri Resmi Berganti
Gunung Sinabung Level Waspada, Babinsa dan PVMBG Perketat Pantauan di Karo
Pemutihan Pajak Kendaraan Jakarta Berakhir Hari Ini, Jangan Sampai Denda Kembali Mengintai!
BRI Cetak Laba Rp31,2 Triliun di Triwulan II 2026, Kredit UMKM Tembus Rp1.235 Triliun
Jembatan Gantung Pongpet Pangandaran Ambruk Usai Diresmikan, 50 Orang Terjatuh Termasuk Bupati
Viral Pernyataan Kadisdik Kalteng soal Sekolah di Tengah Karhutla, Singgung MBG hingga Siswa ke Kafe
Baterai Motor Listrik Mulai Drop Setelah 1 Tahun? Ternyata Cara Pakai Sangat Menentukan