Baterai Motor Listrik Mulai Drop Setelah 1 Tahun? Ternyata Cara Pakai Sangat Menentukan

photo author
Leihana, TitikTemu.co
- Senin, 31 Agustus 2026 | 15:45 WIB

TITIKTEMU.CO-Baterai motor listrik bukan komponen yang tiba-tiba “menyerah” dalam semalam. Penurunannya biasanya datang pelan-pelan, dan menariknya, cara pemilik memperlakukan motor bisa ikut menentukan seberapa cepat performanya merosot.

Menurut Alfian, mekanik AD Service Solo, baterai motor listrik dalam pemakaian normal dapat bertahan lebih dari dua tahun.

Namun, angka tersebut bukan patokan mutlak karena usia baterai sangat bergantung pada intensitas pemakaian, gaya berkendara, dan kebiasaan mengisi daya

Baca Juga: Viral Pernyataan Kadisdik Kalteng soal Sekolah di Tengah Karhutla, Singgung MBG hingga Siswa ke Kafe

Baterai Motor Listrik Bisa Lebih Cepat Drop karena Kebiasaan Berkendara

Motor listrik yang dipakai setiap hari sebenarnya bukan masalah. Yang menjadi persoalan adalah bagaimana kendaraan tersebut digunakan.

Pemakaian agresif, seperti sering memacu motor dalam kecepatan tinggi, dapat membuat baterai bekerja lebih berat. Jika kebiasaan tersebut ditambah penggunaan fast charging terlalu sering, usia pakai baterai berpotensi menjadi lebih pendek.

Alfian memperkirakan baterai dengan pola penggunaan ekstrem bahkan bisa mengalami kerusakan sekitar satu tahun. Sebaliknya, motor yang digunakan secara wajar untuk aktivitas dalam kota berpeluang memiliki masa pakai lebih panjang.

Baca Juga: Pemutihan Pajak Kendaraan Jakarta Berakhir Hari Ini, Jangan Sampai Denda Kembali Mengintai!

Dengan kata lain, bukan sekadar berapa lama motor listrik dipakai, tetapi juga “seberapa keras” baterainya dipaksa bekerja setiap hari.

Tanda Baterai Mulai Mengalami Penurunan

Masalah baterai tidak selalu langsung terlihat dari indikator yang ada di panel. Salah satu gejala yang patut diperhatikan justru muncul ketika motor mulai kehilangan tenaga.

Misalnya, indikator menunjukkan baterai masih penuh, tetapi kecepatan maksimal tidak lagi seperti biasanya. Motor yang sebelumnya mampu melaju sekitar 35 km/jam bisa terasa lebih lambat dan hanya mencapai 30 km/jam atau bahkan sekitar 25 km/jam.

Baca Juga: Gunung Sinabung Level Waspada, Babinsa dan PVMBG Perketat Pantauan di Karo

Menurut Alfian, kondisi seperti ini dapat mulai terasa setelah motor digunakan sekitar tujuh bulan hingga satu tahun, tergantung pola pemakaiannya.

Jadi, jangan hanya terpaku pada persentase baterai. Perubahan respons ketika menarik gas juga bisa menjadi petunjuk bahwa performa baterai mulai menurun.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Leihana

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X