Begini Prosesi Pemakaman Paku Buwono XIII dari Keraton Surakarta Menuju Imogiri

photo author
Ken Maesa Pamenang, TitikTemu.co
- Selasa, 4 November 2025 | 22:08 WIB
Keraton Kasunanan Surakarta menggelar prosesi pemakaman Sri Susuhunan Pakubuwono XIII, Rabu 5 November 2025. (ANTARAFOTO/Maulana Surya)
Keraton Kasunanan Surakarta menggelar prosesi pemakaman Sri Susuhunan Pakubuwono XIII, Rabu 5 November 2025. (ANTARAFOTO/Maulana Surya)

TITIKTEMU.CO –  Keraton Kasunanan Surakarta menggelar prosesi pemakaman Sri Susuhunan Pakubuwono XIII, Rabu 5 November 2025.

Serangkaian upacara adat akan mengantarkan mendiang raja menuju peristirahatan terakhirnya di kompleks Makam Raja-Raja Mataram Imogiri, Bantul, Yogyakarta.

Adapun rangkaian upacara adat akan dimulai pukul 08.00 WIB di Ndalem Keraton Surakarta, sebelum nantinya jenazah n diberangkatkan menuju Imogiri.

Baca Juga: Mengenal Empat Raja Jawa: Ini Beda Hamengku Buwono, Paku Alam, Paku Buwono, dan Mangkunegara

Prosesi di Dalam Keraton

Prosesi pemakaman ini bukan sekadar seremoni, melainkan ritual yang sarat dengan simbol dan filosofi kehidupan manusia. Masyarakat umum dipersilakan memberi penghormatan terakhir.

Tahapan pertama prosesi dimulai dengan tradisi brobosan. Dalam budaya Jawa, brobosan memiliki makna penghormatan terakhir dari keluarga dan kerabat sebelum jenazah dibawa ke pemakaman.

Setelah brobosan, selanjutnya peti jenazah PB XIII akan diusung menuju Bangsal Magangan untuk dipindahkan ke kereta jenazah.

Kereta ini akan ditarik delapan ekor kuda, diiringi barisan prajurit keraton dan tiga kereta yang membawa perlengkapan upacara, termasuk udik-udik, atau uang receh dan bunga yang akan disebar sepanjang perjalanan.

Baca Juga: Kenapa Raja Surakarta Paku Buwono XIII Dimakamkan di Imogiri?   

Kerabat Keraton, KPH Eddy Wirabhumi, menjelaskan iring-iringan bergerak dari Bangsal Magangan menuju Alun-Alun Kidul, Perempatan Gading, Gemblegan dan Nonongan, hingga masuk Jalan Slamet Riyadi.

Dari Jalan Slamet Riyadi iring-iringan menuju Loji Gandrung. Di rumah dinas Wali Kota Surakarta inilah peti jenazah dipindahkan ke mobil jenazah yang akan membawanya ke Imogiri.

“Dari Sitinggil Selatan akan ada gamelan upacara yang dibunyikan, mengiringi iring-iringan ketera jenazah keluar dari keratin,” ujar Eddy.

Makna Filosofis Rute Pemakaman

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Ken Maesa Pamenang

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X