TITIKTEMU.CO - Pelajar Desak Food Tray MBG Gunakan Produk LokalIkatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) mengirimkan surat resmi kepada Kementerian Perdagangan (Kemendag).
Intinya, mereka meminta agar food tray atau wadah makan untuk program Makan Bergizi Gratis (MBG) lebih mengutamakan produk buatan Indonesia, bukan impor dari China.
Baca Juga: Aturan Baru Mulai 2026, Beli LPG 3 Kg Wajib Pakai NIK KTP: Subsidi Hanya untuk Masyarakat Miskin
Isu Pelumas dari Babi di Food Tray Impor
Dorongan ini muncul setelah beredar dugaan bahwa food tray impor dari China menggunakan pelumas berbahan babi dalam proses produksinya.
Kekhawatiran ini membuat IPNU merasa perlu menegaskan pentingnya aspek kehalalan dalam program yang menyentuh jutaan pelajar.
Baca Juga: Jadwal dan Lokasi Samsat Keliling di Jadetabek 26 Agustus 2025 Lengkap Syaratnya
Keamanan, Kesehatan, dan Kehalalan Harus Jadi Prioritas
Ketua Umum IPNU, Muhammad Agil Nuruz Zaman, menekankan bahwa selain kehalalan, keamanan dan kesehatan food tray juga wajib diperhatikan.
Menurutnya, masyarakat berhak mendapatkan jaminan bahwa wadah makan yang dipakai bebas dari unsur haram dan aman digunakan sehari-hari.
Produk Lokal untuk Ekonomi Nasional
Agil menambahkan, memakai produk lokal bukan hanya soal halal, tapi juga soal ekonomi.
Jika food tray diproduksi di Indonesia, uang negara akan berputar di dalam negeri.
Mulai dari bahan baku, proses produksi, hingga distribusi—semuanya bisa melibatkan pelaku usaha Indonesia.
Artikel Terkait
Demo di DPR Ganggu KRL, Penumpang Dialihkan, Rel Jadi Arena Massa
Gaung #BubarkanDPR di Senayan, Mahasiswa Tuding Dewan Gagal Jadi Wakil Rakyat
iPhone 16 Turun Harga, Sekarang Mulai Rp 11 Jutaan, Simak Daftar Lengkapnya
8 Film Horor Tayang September 2025, Siapkan Nyali!
Pecahkan Rekor Lelang Mobil di Monterey, Ferrari Daytona SP3 Terjual Rp421 Miliar
Jadwal dan Lokasi Samsat Keliling di Jadetabek 26 Agustus 2025 Lengkap Syaratnya
Kapan iPhone 17 Pro Dirilis? Hadir dengan Pengisian Nirkabel Terbalik
Mentan Andi Amran Sulaiman Klarifikasi Soal Pernyataan Harga Beras Dibandingkan Jepang
UPDATE! Tabel Angsuran KUR BRI 2025 Super Mikro Plafon Rp 9 Juta, Cicilan Mulai Rp 5 Ribuan Per Hari
Aturan Baru Mulai 2026, Beli LPG 3 Kg Wajib Pakai NIK KTP: Subsidi Hanya untuk Masyarakat Miskin