PERCAKAPAN DI RUANG UGD Oleh: Trias Kuncahyono, Wartawan Senior, Penulis Buku

photo author
Redaksi TITIKTEMU, TitikTemu.co
- Minggu, 24 April 2022 | 08:33 WIB
Ilustrasi. Ruang UGD di sebuah Rumah Sakit (Istimewa)
Ilustrasi. Ruang UGD di sebuah Rumah Sakit (Istimewa)

TITIKTEMU.CO

PERCAKAPAN DI RUANG UGD
Oleh: Trias Kuncahyono, Wartawan Senior, Penulis Buku 


Satu

Hari Minggu, 17 April 2024. Sambil melangkah agak sempoyongan masuk ke ruang UGD RS Puri Cinere, kulihat sekilas jam dinding warna putih berbentuk bulat yang digantung di ruangan itu. Pukul 23.45.

Untuk kedua kalinya dalam tempo 10 hari, saya harus dibawa ke UGD.

“Boleh saya langsung tiduran di bed, tidak perlu duduk untuk ditanya-tanya? Saya merasa lemah dan pusing,” kata saya pada seorang lelaki tenaga medis.

“Oh, boleh Pak. Silakan. Di bed nomor tiga ini saja,” jawabnya sambil menunjuk bed nomor tiga. Sepuluh hari lalu, saya di bed nomor dua, yang malam itu ada pasiennya.

Baca Juga: TERBARU, Inilah Daftar 62 Rumah Sakit di Daerah Istimewa Yogyakarta yang Menerima BPJS

Sambil terbaring, saya bertanya pada diri sendiri: ada apa dengan badan ini? Mengapa harus ke rumah sakit, bukan ke hotel atau rumah makan atau mal, atau tempat-tempat yang menyenangkan lainnnya.

Beberapa hari lalu, lewat WhatsApp beberapa kawan kirim pesan dan nasihat dari yang biasa sampai yang luar biasa: semoga segera sembuh, cepat sembuh dan beraktivitas kembali, semoga sempat sembuh dan nulis lagi, tak tunggu tulisannya, sudahlah nggak usah ngaya-ngaya, ingat usia nggak usah ngaya, jaga kondisi alias ingat umur.

Ada lagi yang nulis: Saiki iki semangat kudu nari awak. Yen nuruti pikir ora ana enteke. Wis wayahe akeh tetirah ben awet. Nggih mboten? Enggal dangan. Ndang dolan dolan.

Baca Juga: Inter 3-1 AS Roma, Nerazzurri Kembali ke Puncak Klasemen Liga Serie A Italia

Yang lain nulis, Enggal dangan Pakde, Gusti tansah mberkahi. Ndherek nyenyuwun Mas mugi enggal sehat.

Nderek nyenyuwunke mas, kanti istirahat gerah, diparingi Gusti wektu kanggo lelimbang, refleksi, nimba semangat anyar. ( entuk Gusti)….Walah gerah tho… Enggal dangan lan bregas maneh. Tetep Semangat, Bung…

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Indria Purnama Hadi

Sumber: Trias Kuncahyono

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

DAN ARTIFICIAL INTELLIGENCE PUN DIANGKAT MENJADI MENTERI

Kamis, 18 September 2025 | 07:57 WIB

TERIMA KASIH SRI MULYANI DAN SELAMAT DATANG PURBAYA

Selasa, 9 September 2025 | 05:51 WIB

KETIKA PUISI MENJADI SAKSI ZAMAN Oleh: DENNY JA

Senin, 26 Mei 2025 | 18:04 WIB
X