opini

"ANTARA ANKARA DAN PENAJAM" Oleh: Trias Kuncahyono, Wartawan Senior, Penulis Buku

Minggu, 6 Februari 2022 | 15:47 WIB
Patung dan Monumen Mustafa Kemal Atarturk di Ulus Square, Ankara, Turki (Foto: Trias Kuncahyono)

Dengan risiko dan tantangan tidak ringan, langkah perubahan itu dilakukan oleh Mustafa Kemal. Ia memulai jalan perubahan dengan menjadikan Ankara sebagai ibu kota negara.

“Ibu Kota Negara (IKN) baru ini bukan sekadar kota yang berisi kantor pemerintahan, tetapi kita ingin membangun sebuah new smart metropolis yang mampu menjadi magnet, menjadi global talent magnet, dan menjadi pusat inovasi, kata Presiden Jokowi saat memberikan sambutan pada acara Dies Natalis ke-76 Universitas Katolik Parahyangan, Bandung, Senin (17/1/2022), tentang calon ibu kota negara.

Baca Juga: Agar Hajat Terkabul, Lakukan Amalan-amalan ini di Bulan Rajab

Kata Jokowi, Ibu Kota Negara (IKN) baru, merupakan transformasi besar-besaran yang akan dilakukan. Pemerintah ingin membangun sebuah lokomotif baru untuk transformasi negara menuju Indonesia yang berbasis inovasi, teknologi, dan ekonomi hijau.

“Karena dari sisi ini, kita akan memulai secara fisik pembangunan IKN baru di Kalimantan Timur. Ini harus menjadi momentum untuk membangun sebuah kota yang sehat, efisien, produktif, dirancang sejak awal, dan warganya ke mana-mana dekat, warganya ke mana-mana bisa naik sepeda, bisa jalan kaki, karena zero emision, yang menyediakan pelayanan keamanan dan kesehatan serta pendidikan berkelas dunia. Bayangan kita seperti itu,” kata Presiden.

Baca Juga: AJI Jakarta & LBH Pers Akui Pernah Dampingi IW Jurnalis Perempuan yang Jadi Korban Kekerasan Seksual

Tetapi, kata Yuval Noah Harari (2018), orang-orang biasanya takut pada perubahan, karena mereka takut tidak tahu. Namun, satu hal yang konstan dalam sejarah adalah bahwa segalanya berubah.***

 

 

Sumber: https://triaskun.id/2022/02/06/antara-ankara-dan-penajam/

Halaman:

Tags

Terkini

DAN ARTIFICIAL INTELLIGENCE PUN DIANGKAT MENJADI MENTERI

Kamis, 18 September 2025 | 07:57 WIB

TERIMA KASIH SRI MULYANI DAN SELAMAT DATANG PURBAYA

Selasa, 9 September 2025 | 05:51 WIB

KETIKA PUISI MENJADI SAKSI ZAMAN Oleh: DENNY JA

Senin, 26 Mei 2025 | 18:04 WIB