| I Padahal, kemajemukan itu ada sejak semula. Sejak lahir, sudah majemuk. Bahkan, jauh sebelum menjadi sebuah negara-bangsa, kemajemukan itu sudah ada. Baca Juga: Omicron Menyebar, Indonesia Tambah Tiga Negara dalam Daftar Larangan Masuk Baca Juga: Jadwal Semifinal Piala AFF 2020 Lengkap: Mengacu Sejarah, Indonesia Diunggulkan Melawan Singapura Artinya, semua pihak saling mengakui dan tentu saja saling menerima keunikan, kekhasan dan keberbedaan yang ada. Negeri itu terpecah-pecah menjadi Slovenia, Kroasia, Bosnia dan Herzegovina, Montenegro, Republik Makedonia dan Kosovo karena konflik dan kekerasan etnik. Baca Juga: Asam Lambung Naik? Ini Obat Herbal Mujarab dari dr Zaidul Akbar Adalah sangat baik bila tragedi Yugoslavia, menjadi sebuah perenungan siapa saja yang mencintai negeri ini. Yugoslavia sekadar sebagai sebuah contoh. Baca Juga: Marcus Rashford Diminati Barcelona dan Paris Saint-Germain, Pilih Mana ya Kira-kira Baca Juga: Bukan Sekadar Minuman Penghangat, Ini 7 Manfaat Wedang Uwuh untuk Kesehatan Persahabatan kami bukan persahabatan politik, melainkan persahabatan kemanusiaan yang dilandasi sikap saling percaya. Baca Juga: Jangan Keliru, Ini Beda antara ASN, PNS, dan PPPK Bersikap toleransi tak lain menunjukkan kemampuan untuk menerima suatu fakta paling dasar kemanusiaan bahwa kita hidup bersama orang lain. Jadi, kita tidak hanya hidup demi kita sendiri… TagsTerkiniOTT Rektor Unsoed dan Kotak Pandora Jalur Mandiri: Beranikah KPK Membongkar Kampus Lain?Kamis, 27 Agustus 2026 | 13:42 WIB
Dana Jurnalisme untuk Siapa? Jangan Lupakan Puluhan Ribu Media Belum Terverifikasi Dewan PersKamis, 27 Agustus 2026 | 11:10 WIB
"Media di Persimpangan: Ketika Idealisme Tak Cukup Membayar Gaji" Opini: Agus Sulistriyono - CEO Promedia GroupSabtu, 22 Agustus 2026 | 19:19 WIB
Kasus Keracunan MBG Terus Berulang, CEO Promedia: Pecah Dapur 3.000 Porsi dan Sebarkan Manfaat EkonominyaJumat, 21 Agustus 2026 | 06:19 WIB
Apakah Program Makan Bergizi Gratis (MBG) Akan Dihentikan Selamanya? Fakta Terbaru Kasus Korupsi BGNSabtu, 6 Juni 2026 | 10:25 WIB
PERANG AI DI IRAN: KETIKA KEPUTUSAN MEMATIKAN DISERAHKAN KE MESINSelasa, 31 Maret 2026 | 17:00 WIB
DAN ARTIFICIAL INTELLIGENCE PUN DIANGKAT MENJADI MENTERIKamis, 18 September 2025 | 07:57 WIB
TERIMA KASIH SRI MULYANI DAN SELAMAT DATANG PURBAYASelasa, 9 September 2025 | 05:51 WIB
Siapa Sebenarnya yang Bicara di Layar Kita? Kuasa Tersembunyi di Balik Berita dan HiburanKamis, 7 Agustus 2025 | 14:14 WIB
'JIKA SEBUAH NADA DIBERIKAN HAK ' - Kasus Keenan Nasution vs Vidi Aldiano, dan Evolusi Royalti Lagu (2) Oleh Denny JAJumat, 13 Juni 2025 | 22:37 WIB
"ROYALTI LAGU DI INDONESIA DAN KISAH KEENAN NASUTION MENUNTUT 24,5 MILIAR RUPIAH", Oleh Denny JAJumat, 13 Juni 2025 | 10:09 WIB
'ELON MUSK PUN SERUKAN PEMECATAN DONALD TRUMP', Oleh Denny JASabtu, 7 Juni 2025 | 15:02 WIB
OPINI "Nyenyak di Hotel Mewah, Gelisah di Rumah Rakyat" Oleh: Budiawan, Host "Cangkrukan"Jumat, 6 Juni 2025 | 20:00 WIB
'ARTIFICIAL INTELLIGENCE TAK MEMBUNUH PENULIS, TAPI MENGUBAHNYA', Oleh Denny JASenin, 2 Juni 2025 | 16:43 WIB
'PEMBANTAIAN DI FINAL LIGA CHAMPIONS EROPA 2025 DAN FILOSOFI BARU SEPAKBOLA' Oleh: Denny JAMinggu, 1 Juni 2025 | 13:54 WIB
KETIKA PUISI MENJADI SAKSI ZAMAN Oleh: DENNY JASenin, 26 Mei 2025 | 18:04 WIB
KETIKA UNIVERSITAS HARVARD MEMILIH UNTUK MELAWAN PRESIDEN DONALD TRUMPMinggu, 25 Mei 2025 | 11:16 WIB
PAUS LEO XIV: PERTANDA ZAMAN (3): DUNIA PENUH GEJOLAKJumat, 16 Mei 2025 | 05:48 WIB
PAUS LEO XIV: PERTPAUS LEO XIV : PERTANDA ZAMAN (2): BUKAN TEOLOG, BUKAN DIPLOMATSelasa, 13 Mei 2025 | 18:55 WIB
|