opini

'LUDRUK' Oleh: Trias Kuncahyono (Wartawan Senior, Penulis Buku)

Sabtu, 23 Oktober 2021 | 18:33 WIB
Gerobak Sapi (Wikimedia)

Mereka juga mengecam sais, menjatuhkan ultimatum akan menghukumnya karena dianggap tidak memenuhi tuntutan mereka. Bahkan, mereka mengancam akan memaksa sais turun dari cikar. Dan, berusaha merebut tali kekang.

Baca Juga: Lonjakan Kasus di Inggris Jadi Peringatan, Masyarakat Indonesia Jangan Lengah

Andaikata, oligarki dengan kaki-tangannya yang tersebar di mana-mana mampu merebut tali kekang, dan mengendalikan sapi penarik cikar, maka tak ayal lagi “Cikar Reformasi” akan balik kandang.

Tentu, hal itu akan sangat melukai hati para petani bambu, yang sudah membayangkan kemakmuran dari jualan bambu.

Sebuah adegan dalam ludruk (commons.wikimedia)

III

Apakah oligarki akan abadi? Pasti tidak. Karena pada saat yang tepat mereka pun akan menggunakan “jurus renang katak” untuk menginjak pihak yang kalah dan menepis teman seiring. Hanya akan ada satu pemenang; otoritarian lagi. Begitu siklus kekuasaan kuno berulang kembali.

Persis seperti cerita ludruk, yang selalu di ulang-ulang …tetapi tetap bisa membuat orang tertawa…tertawa lepas dan bahkan tepuk tangan……***

Sumber: https://triaskun.id/2021/20/23/ludruk/

 

Halaman:

Tags

Terkini

DAN ARTIFICIAL INTELLIGENCE PUN DIANGKAT MENJADI MENTERI

Kamis, 18 September 2025 | 07:57 WIB

TERIMA KASIH SRI MULYANI DAN SELAMAT DATANG PURBAYA

Selasa, 9 September 2025 | 05:51 WIB

KETIKA PUISI MENJADI SAKSI ZAMAN Oleh: DENNY JA

Senin, 26 Mei 2025 | 18:04 WIB