'ELON MUSK PUN SERUKAN PEMECATAN DONALD TRUMP', Oleh Denny JA

photo author
Redaksi TITIKTEMU, TitikTemu.co
- Sabtu, 7 Juni 2025 | 15:02 WIB
Elon Musk serukan pemecatan Donald Trump (Denny JA)
Elon Musk serukan pemecatan Donald Trump (Denny JA)

Kini, bromance itu berubah menjadi permusuhan terbuka.
Retakan itu bukan hanya soal bisnis atau regulasi.
Ini patah hati ideologis. Persahabatan itu runtuh.

Baca Juga: Tips Membuat Daging Sapi Empuk dengan Bahan Alami di Momen Idul Adha

Kita memetik tiga pelajaran dari kisah Donald Trump
dan Elon Musk.

Pelajaran pertama: politik bisa menghancurkan persahabatan, bahkan yang tampak tak tergoyahkan.

Elon dan Trump adalah simbol bahwa loyalitas personal tidak cukup bila bertentangan dengan prinsip.

Seakrab apa pun hubungan, jika arah moral tak lagi sejalan, perpisahan adalah keniscayaan.
Bahkan untuk dua orang yang terbiasa berdiri di pusat panggung, kebenaran kadang datang dari bayangan.

Baca Juga: Cara Perbaiki Identitas Siswa yang Salah di Sistem e-Ijazah dengan Mudah dan Praktis

Pelajaran kedua: dunia membutuhkan pemimpin yang berani berkata “tidak.”

Elon bukan politisi. Ia tak dibatasi oleh kalkulasi elektoral.
Maka saat Trump mengajukan “One Big Beautiful Bill” yang menghapus subsidi mobil listrik, mengancam kontrak SpaceX, dan memperbesar defisit, Musk menolak.

Ia menyebut RUU itu sebagai “menjijikkan.”
Mungkin dunia butuh lebih banyak Musk: figur yang rela melawan arus ketika prinsip dikorbankan.

Pelajaran ketiga: retaknya dua tokoh ini adalah simbol pertarungan nilai.

Trump mewakili nostalgia, populisme, dan retorika masa lalu.
Musk mewakili masa depan, teknologi, dan imajinasi melampaui zaman.

Pecahnya mereka adalah simbol zaman yang sedang berbelok—antara mereka yang ingin mengulang masa lalu, dan mereka yang ingin menciptakan masa depan.

Baca Juga: Cara Klaim Uang Kaget di Aplikasi MOVA dan Solusi Error 500

Namun agar pelajaran ini adil, kita juga perlu memberi kritik.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Redaksi TITIKTEMU

Sumber: Denny JA

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

DAN ARTIFICIAL INTELLIGENCE PUN DIANGKAT MENJADI MENTERI

Kamis, 18 September 2025 | 07:57 WIB

TERIMA KASIH SRI MULYANI DAN SELAMAT DATANG PURBAYA

Selasa, 9 September 2025 | 05:51 WIB

KETIKA PUISI MENJADI SAKSI ZAMAN Oleh: DENNY JA

Senin, 26 Mei 2025 | 18:04 WIB
X