Anomali suhu laut saat ini baru berada di sekitar angka 0,5 — masih dalam kategori lemah.
Mayoritas model iklim global pun memproyeksikan El Nino 2026 hanya akan mencapai level moderat, dengan anomali di kisaran 1 hingga 1,5.
Baca Juga: Tren Anti-Tren 2026: Kenapa Perabot Rotan dan Kayu Jati Lokal Kembali Merajai Rumah Modern?
Memang ada satu model dari Australia yang memperkirakan anomali bisa mendekati angka 3 pada Oktober 2026.
Tapi itu hanya satu suara dari banyak model, dan belum cukup kuat untuk dijadikan kesimpulan.
Satu indikator penting yang disorot Eddy adalah tidak adanya gejala "mencuri start" — yaitu pemanasan suhu laut yang sudah mulai meningkat sejak April.
Pada 1997 dan 2015, pola inilah yang membuat El Nino berlangsung sangat panjang hingga 13–14 bulan. Sementara sekarang, sinyal itu belum muncul.
Selain itu, El Nino besar terakhir baru saja terjadi pada 2023–2024. Alam, kata Eddy, butuh waktu lama untuk mengumpulkan energi.
"Dalam selang tiga tahun, tidak cukup kuat untuk menghasilkan El Nino besar," tegasnya.
Faktor Samudra Hindia Ikut Bicara
Kekuatan El Nino tidak hanya ditentukan Samudra Pasifik. Kondisi Samudra Hindia melalui fenomena Indian Ocean Dipole (IOD) juga berperan besar.
Baca Juga: Zulhas Salah Sebut Nama Desa di Depan Prabowo, Warga Kompak Protes — Reshuffle Jadi Candaan
IOD positif bisa memperkuat dampak El Nino — seperti yang terjadi pada 1997 ketika nilai IOD mencapai 1,8.
Kabar baiknya, IOD pada 2026 diperkirakan tetap netral hingga Oktober. Artinya, salah satu faktor penguat El Nino justru tidak hadir tahun ini.
Artikel Terkait
Tren Anti-Tren 2026: Kenapa Perabot Rotan dan Kayu Jati Lokal Kembali Merajai Rumah Modern?
PLN Butuh Hingga 15 Jam Pulihkan Blackout Sumatera — Ini Alasan PLTU Paling Lama Nyala
Persib Juara Super League 2025-2026! Imbang 0-0 Lawan Persijap, Tapi Gelar Tetap Milik Maung
Zulhas Salah Sebut Nama Desa di Depan Prabowo, Warga Kompak Protes — Reshuffle Jadi Candaan
Harga Sawit Petani Rontok Sejak BUMN Eksportir Tunggal Diumumkan — Buah Belum Dipanen, Sudah Membusuk
Rezeki Nomplok! Pendaftaran Jakarta Job Fair 2026 Diperpanjang — Masih Bisa Daftar Online sampai 27 Mei!
Kontroversi Bos Bule di BUMN Ekspor RI — Langkah Berani Prabowo atau Ancaman Kedaulatan?