TITIKTEMU.CO-Sebuah keputusan yang tidak biasa tengah mengguncang jagat perpolitikan dan ekonomi Indonesia.
Seorang warga negara Australia duduk di kursi direktur utama perusahaan pelat merah yang akan menjadi pintu tunggal ekspor sumber daya alam (SDA) strategis Indonesia.
Keputusan ini memantik perdebatan panas — ada yang mendukung, tak sedikit pula yang terang-terangan khawatir.
Dialah Luke Thomas Mahony, warga negara Australia yang resmi ditunjuk sebagai Direktur Utama PT Danantara Sumber Daya Indonesia (PT DSI) — BUMN baru yang beroperasi langsung di bawah Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara.
Perusahaan ini dijadwalkan mulai beroperasi pada 1 Juni 2026, dengan mandat mengelola ekspor komoditas strategis seperti kelapa sawit, batu bara, dan paduan besi.
Luke bukan nama asing di industri ekstraktif.
Baca Juga: Zulhas Salah Sebut Nama Desa di Depan Prabowo, Warga Kompak Protes — Reshuffle Jadi Candaan
Ia memiliki lebih dari 21 tahun pengalaman di sektor pertambangan, pernah menjabat sebagai Chief Strategy and Technical Officer di PT Vale Indonesia, dan bergabung dengan Danantara sejak September 2025 sebagai SEVP Business Performance & Optimization.
Alasan di Balik Penunjukan: Putus Rantai Mafia
Presiden Prabowo Subianto sendiri yang mengumumkan kebijakan pengekspor tunggal ini.
Lewat Peraturan Pemerintah tentang Tata Kelola Ekspor Komoditas SDA, seluruh ekspor komoditas strategis wajib melewati BUMN yang ditunjuk pemerintah — dan PT DSI adalah kendaraannya.
Baca Juga: PLN Butuh Hingga 15 Jam Pulihkan Blackout Sumatera — Ini Alasan PLTU Paling Lama Nyala
Sekretaris Jenderal Partai Golkar Sarmuji menilai penunjukan Luke adalah langkah strategis untuk memotong jalur persekongkolan yang selama ini menggerogoti sektor ekspor SDA.
Artikel Terkait
Tren Anti-Tren 2026: Kenapa Perabot Rotan dan Kayu Jati Lokal Kembali Merajai Rumah Modern?
PLN Bongkar Penyebab Blackout Sumatera: Bukan Bencana, Tapi Efek Domino yang Tak Terduga
PLN Butuh Hingga 15 Jam Pulihkan Blackout Sumatera — Ini Alasan PLTU Paling Lama Nyala
Persib Juara Super League 2025-2026! Imbang 0-0 Lawan Persijap, Tapi Gelar Tetap Milik Maung
Zulhas Salah Sebut Nama Desa di Depan Prabowo, Warga Kompak Protes — Reshuffle Jadi Candaan
Harga Sawit Petani Rontok Sejak BUMN Eksportir Tunggal Diumumkan — Buah Belum Dipanen, Sudah Membusuk
Rezeki Nomplok! Pendaftaran Jakarta Job Fair 2026 Diperpanjang — Masih Bisa Daftar Online sampai 27 Mei!