Harga Sawit Petani Rontok Sejak BUMN Eksportir Tunggal Diumumkan — Buah Belum Dipanen, Sudah Membusuk

photo author
Leihana, TitikTemu.co
- Sabtu, 23 Mei 2026 | 21:54 WIB
Ilustrasi tunggal bikin harga TBS sawit petani anjlok (Pinterest @joni_ginting)
Ilustrasi tunggal bikin harga TBS sawit petani anjlok (Pinterest @joni_ginting)

TITIKTEMU.CO-Belum resmi beroperasi, PT Danantara Sumber Daya Indonesia (DSI) sudah meninggalkan dampak nyata di kebun-kebun sawit seluruh Indonesia.

Bukan dampak positif — melainkan kepanikan pasar yang berujung pada anjloknya harga tandan buah segar (TBS) di tingkat petani dalam hitungan hari.

Satu Pengumuman, Pasar Langsung Beku

Ketika pemerintah mengumumkan pembentukan PT DSI sebagai eksportir tunggal komoditas strategis termasuk sawit, reaksi pasar tidak butuh waktu lama.

Baca Juga: Zulhas Salah Sebut Nama Desa di Depan Prabowo, Warga Kompak Protes — Reshuffle Jadi Candaan

Pengusaha, trader, refinery, hingga eksportir kompak menahan diri.

Mereka tidak tahu apa yang akan berubah, bagaimana mekanisme baru akan bekerja, dan risiko apa yang harus mereka tanggung setelah DSI resmi beroperasi.

Ketidakpastian itu mahal harganya — terutama bagi petani kecil.

Baca Juga: PLN Butuh Hingga 15 Jam Pulihkan Blackout Sumatera — Ini Alasan PLTU Paling Lama Nyala

Ketua Perhimpunan Organisasi Petani Sawit Indonesia (POPSI), Mansuetus Darto, menggambarkan situasinya dengan lugas: pelaku usaha berhenti mengambil buah sawit dari kebun petani.

Akibatnya, buah yang sudah matang dibiarkan menggantung hingga akhirnya membusuk dan kehilangan nilai jual sepenuhnya.

Angka yang Bicara Lebih Keras

Data POPSI mencatat penurunan harga CPO yang mencolok — dari Rp15.300 per kilogram menjadi Rp12.150 per kilogram hanya dalam beberapa hari setelah pengumuman PT DSI.

Baca Juga: PLN Bongkar Penyebab Blackout Sumatera: Bukan Bencana, Tapi Efek Domino yang Tak Terduga

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Leihana

Sumber: Siaran Pers

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X