Penuh Perjuangan, Guru SD Terpencil di Sulteng Bagikan Momen Persiapan Karnaval 17 Agustus

photo author
Achmad Zainur Roziqin, TitikTemu.co
- Rabu, 19 Agustus 2026 | 22:07 WIB
Perjuangan SD terpencil di Sulteng mengikuti pawai 17-an. (Instagram/rskdrian)
Perjuangan SD terpencil di Sulteng mengikuti pawai 17-an. (Instagram/rskdrian)

TITIKTEMU.CO - Kisah perjuangan seorang guru dari sekolah dasar di wilayah terpencil Sulawesi Tengah untuk mengikutsertakan siswanya dalam karnaval HUT ke-81 Republik Indonesia viral di media sosial.

Melalui sebuah unggahan, guru tersebut memperlihatkan berbagai persiapan yang dilakukan bersama para siswa SD Kecil (SDK) Terpencil Ogolau, Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, sebelum mengikuti pawai dalam rangka memeriahkan Hari Kemerdekaan Indonesia.

Unggahan tersebut memperlihatkan bagaimana guru, siswa, hingga orang tua berusaha mempersiapkan berbagai kebutuhan agar anak-anak tetap dapat merasakan kemeriahan perayaan kemerdekaan seperti siswa di sekolah lainnya.

“Di balik layar anak-anak hebat ibu guru ikut meramaikan peringatan HUT ke-81 RI di Kecamatan Tinombo,” tulis pemilik akun Instagram @rskdrian dalam unggahannya, dikutip Selasa, 18 Agustus 2026.

Baca Juga: Terungkap di Sidang Perdana Kasus Daycare Little Aresha, Pengasuh Diduga Benamkan Kepala Anak ke Bak Mandi

Bangga Bisa Ikut Karnaval 17 Agustus

Guru tersebut mengungkapkan rasa syukur dan kebahagiaannya karena para siswa dari sekolah terpencil akhirnya dapat berpartisipasi dalam kegiatan karnaval untuk memperingati HUT ke-81 RI.

Menurutnya, keikutsertaan dalam kegiatan yang mungkin terlihat sederhana bagi sebagian orang ternyata menjadi pengalaman berharga bagi anak-anak di daerah terpencil.

“Alhamdulillah sekolah terpencil bisa ikut meramaikan momentum peringatan kemerdekaan seperti ini,” ungkapnya.

Ia mengaku merasa bangga melihat antusiasme para siswa. Pasalnya, untuk dapat mengikuti kegiatan tersebut, pihak sekolah harus mengeluarkan usaha dan biaya yang tidak sedikit.

“Jangan ditanya perasaannya gimana. Tentu Ibu Guru bangga karena mungkin bagi orang lain, ini adalah momen biasa saja yang setiap tahun dinikmati tapi kami di daerah terpencil butuh banyak effort serta biaya untuk ikut event,” lanjutnya.

Baca Juga: BEM UI dan 25 Aliansi Demo di Bundaran HI, Bawa 8 Tuntutan soal Ekonomi hingga Bencana Nasional

Kebahagiaan tersebut tidak hanya dirasakan oleh para siswa dan guru. Para orang tua murid juga ikut senang melihat anak-anak mereka mendapat kesempatan untuk berpartisipasi dalam kegiatan perayaan kemerdekaan.

“Tahun ini di HUT ke-81 RI tahun 2026 anak-anak Ibu senang sekali. Bukan hanya anak-anaknya saja yang happy, tapi orang tua mereka juga,” tuturnya.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Achmad Zainur Roziqin

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X