Tanpa BPJS Bantuan, Warga Paling Rentan yang Terdampak
Tidak hanya soal dana transfer, Henry juga mengungkap bahwa tahun ini Kota Sukabumi sama sekali tidak mendapat kuota BPJS subsidi dari Pemprov Jawa Barat.
Baca Juga: Detik-Detik 9 WNI Ditangkap Tentara Israel di Laut, Ini Kondisi Mereka Sekarang
Padahal sebelumnya, bantuan iuran BPJS dari provinsi mencapai 40 persen — angka yang sangat berarti bagi masyarakat berpenghasilan rendah yang bergantung pada jaminan kesehatan tersebut.
Kritik Henry pun mengarah langsung pada prioritas kebijakan sang gubernur.
Ia menyindir bahwa anggaran seharusnya lebih difokuskan pada program yang benar-benar menyentuh kebutuhan dasar warga, bukan kegiatan seremonial yang hanya menghasilkan kemeriahan sesaat.
"Kita lebih memerlukan bantuan untuk orang sakit daripada ada program arak-arakan naik kuda seperti raja," pungkas Henry, blak-blakan.
Pernyataan itu keras, tapi mencerminkan keresahan nyata: ketika anggaran publik dipangkas drastis, yang pertama merasakan dampaknya bukan pejabat — melainkan warga biasa yang paling membutuhkan.***
Artikel Terkait
Bukan Cuma Bandara Biasa — Kertajati Akan Jadi Pusat Bengkel Hercules C-130 Terbesar se-Asia!
Siapa Pemenang Indonesia Idol Season 14 2026? Profil, Biodata, dan Lagu Grand Finalis
Prabowo Teken Aturan Baru: Ekspor Sawit dan Batu Bara Kini Wajib Lewat BUMN — Apa Artinya bagi Kita?
LPSK buka rekrutmen PJLP 2026 untuk desainer, fotografer, dan penyuluh. Cek syarat lengkapnya!
Duel Rating Sengit! The Legend of Kitchen Soldier vs The Scarecrow Sama-Sama Cetak Rekor 7,9 Persen
Bukan Horor Biasa! Film Kamu Harus Mati Siap Bikin Kamu Nggak Bisa Tidur Malam Ini
Detik-Detik 9 WNI Ditangkap Tentara Israel di Laut, Ini Kondisi Mereka Sekarang
Rupiah Anjlok tapi Kafe Tetap Penuh Sesak — Ini Penjelasan Ilmiahnya yang Bikin Melek
Gratis Kuliah Bisnis Senilai Rp 45 Juta? PT Pegadaian Buka Beasiswa Wirausaha Batch 3 untuk Anak Muda Indonesia
Loker Bea Cukai 2026 Terbuka untuk Kreator Konten, Cek Syarat dan Link Daftarnya!