Prabowo Perintahkan 306 Sumur Bor Dibangun di Sekitar Hotspot Riau, Jangan Tunggu Kebakaran

photo author
Achmad Zainur Roziqin, TitikTemu.co
- Selasa, 25 Agustus 2026 | 21:08 WIB
Dalam rapat penanganan karhutla di Pekanbaru, Riau, Presiden RI Prabowo Subianto menekankan agar pembangunan sumur bor segera dilakukan. Senin, (24/8/2026). (Foto: Bakom RI)
Dalam rapat penanganan karhutla di Pekanbaru, Riau, Presiden RI Prabowo Subianto menekankan agar pembangunan sumur bor segera dilakukan. Senin, (24/8/2026). (Foto: Bakom RI)

TITIKTEMU.CO – Presiden RI Prabowo Subianto meminta pembangunan sumur bor segera dilakukan di sekitar 306 hotspot atau titik panas yang terdeteksi di wilayah Riau.

Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah mencegah kebakaran hutan dan lahan (karhutla) agar tidak berkembang menjadi titik api.

Instruksi itu disampaikan Prabowo saat memimpin rapat penanganan karhutla di Pekanbaru, Riau, Senin (24/8/2026). Presiden menegaskan penanganan hotspot harus dilakukan sedini mungkin tanpa menunggu api muncul.

“Jangan nunggu sampai jadi titik api. Segera saja di 306 titik (hotspot) langsung bikin (sumur) bor air,” kata Prabowo.

Baca Juga: Haru! Setelah 10 Tahun Jadi PMI di Taiwan, Yuni Akhirnya Bertemu Sang Ibu Berkat Program BRI

306 Hotspot Terdeteksi di Riau

Dalam rapat tersebut, Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah dan Pemadam Kebakaran Riau, M. Edy Afrizal, melaporkan terdapat 306 hotspot yang terdeteksi di sejumlah wilayah Riau.

Dari ratusan titik panas tersebut, sebanyak tujuh titik telah berkembang menjadi titik api. Ketujuh titik api itu tersebar di empat kabupaten.

Menanggapi laporan tersebut, Prabowo meminta pembangunan sumur bor segera dilakukan di lokasi-lokasi yang terdeteksi memiliki hotspot. Sumur tersebut nantinya dapat menjadi sumber air untuk mengantisipasi munculnya kebakaran.

“Ya, tolong masuk ke titik hotspot itu. Segera saja masuk ambil tindakan. Di tempat-tempat itu bisa dibikin (sumur) bor air,” ujar Prabowo.

Presiden menyebut sumur bor dapat dibuat dengan kedalaman sekitar 30 hingga 50 meter, menyesuaikan kondisi wilayah dan kebutuhan sumber air di lokasi rawan karhutla.

Baca Juga: BRI Luncurkan BRImo Taiwan, Permudah Layanan Keuangan PMI hingga Remitansi ke Indonesia

Sumur Bor Jadi Sumber Air di Lokasi Rawan Karhutla

Pembangunan sumur bor dinilai penting untuk memperkuat upaya pencegahan karhutla, terutama di kawasan yang rawan mengalami kekeringan.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Achmad Zainur Roziqin

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X